@thesis{thesis, author={Fristin Yunta and Supanto Fajar}, title ={Model Pengembangan Kinerja Berbasis Knowledge ManagemenT (KM) Scorecard Guna Meningkatkan Kualitas dan Kemandirian Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Pasca Exit Strategy di Jawa Timur: Laporan Akhir Penelitian Hibah Bersaing Lanjutan}, year={2015}, url={https://eprints.unmer.ac.id/id/eprint/376/}, abstract={Knowledge merupakan salah satu bentuk intangible asset yang sangat berperan dalam persaingan yang dialami oleh organisasi. Kesadaran akan pentingnya pengelolaan knowledge yang ada menjadi hal yang terkadang dilupakan oleh organisasi. Knowledge management sebagai proses dimana organisasi mengumpulkan model intelektual dan menggunakannya untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Ketika organisasi melakukan investasi yang besar terhadap asset intelektual maka organisasi harus dapat mengukur dampak knowledge management (KM) terhadap organisasi (tangible outcome) dan yakin bahwa apa yang dilakukan organisasi dalam rangka mengumpulkan aset pengetahuan sejalan dengan visi misi organisasi. Tujuan jangka panjang penelitian adalah menghasilak model pengembangan kinerja berbbasis Knowledge Management (KM) Scorecard sekaligus merumuskan program untuk pengembangan BKAD berdasarkan modal intelektual yang dimiliki. Target khusus yang ingin dicapai dalam keseluruhan tahapan kegiatan adalah: pertama, tersusunnya profil Knowledge Management yang dilakukan BKAD. Kedua, desain model pengembangan kinerja berbasis Knowledge Management Scorecard sekaligus rumusan program pengembangan BKAD yang didasarkan atas modal intelektual yang dimiliki pengurus BKAD. Untuk mencapai tujuan penelitian, kegiatan ini meliputi dua komponen, yaitu penelitian dan kebijakan yang terangkum dalam pendekatan participant observation. Dalam skala terbatas, rumusan sementara yang dihasilkan dalam kegiatan lapangan dan penelitian akan diseminasikan guna memperoleh model baku dan rumusan strategi yang tepat bagi pengembangan BKAD. Hasil penelitian menunjukkan penilaian Knowledge Management (KM) Scorecard secara umum memberikan hasil yang cukup baik dintinjau dari empat perspektif yaitu intelektual, sosial, struktural dan humanitas. Kegiatan Pengembangan Sumberdaya Manusia (PSDM), Pengembangan Sumber Daya Alam (PSDA) dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDE) telah menghasilkan peningkatan ekonomi, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan, membuka lapangan kerja dan menumbuhkan kesempatan berwirausaha. Ditinjau dari pengembangan usaha sektor riil, BKAD juga telah berhasil mengembangkan usaha sektor riil berbasis sumberdaya kawasan yang sesuai dengan potensi wilayah masing-masing} }