@thesis{thesis, author={HAKIM CHRISTINE}, title ={“PENGARUH LIFE REVIEW THERAPY TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA SEMANGAT KABUPATEN BENGKAYANG TAHUN 2021”}, year={2021}, url={http://repo.stikesbethesda.ac.id/1255/}, abstract={CHRISTINE HAKIM ?Pengaruh Life Review Therapy Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Desa Semangat Kabupaten Bengkayang Tahun 2021? Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang paling banyak di alami oleh lansia. Hipertensi pada lanjut usia di Indonesia terbesar pada usia ? 60 tahun terdapat 55,77 %. Prevalensi hipertensi pada lanjut usia di Kalimantan Barat sebesar 21,50 %. Sedangkan lansia hipertensi di Kabupaten Bengkayang menurut Dinas Kesehatan Bengkayang (2015), sebanyak 5.845 kasus. Penanganan hipertensi pada lansia dapat dilakukan secara farmakologi dengan obat golongan diuretik, beta bloker, antagonis kalsium, dan ACE inhibitor. Secara nonfarmakologi dengan pola makan yang dibatasi atau dikurangi, gaya hidup yang baik, hindari rokok dan alkohol, hidup santai dan tidak emosional serta terapi komplementer. Salah satu non farmakologi terapi komplementer yang ingin diketahui pengaruhnya adalah life review therapy. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh life review therapy terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental design dengan rancangan time series melalui pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 17 lansia hipertensi yang tidak minum obat antihipertensi. Hasil: Uji statistik dengan p value < ?, yakni 0,00 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H? diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh life review therapy terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Semangat Kabupaten Bengkayang Tahun 2021. Saran: Hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai data dasar dalam melakukan penelitian kuantitatif terkait life review therapy terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Kata kunci: Life Review Therapy-Tekanan Darah-Hipertensi, lansia vii + 134 hal + 18 tabel + 19 lampiran Kepustakaan: 37, 2014 ? 2020} }