@thesis{thesis, author={Gokmauli Destin Pricilia}, title ={“STRATEGI PENANGGULANGAN KERAWANAN AIR BERSIH BERDASARKAN INDEKS RAWAN AIR DI KOTA BALIKPAPAN”}, year={2020}, url={http://repository.itk.ac.id/3955/}, abstract={Cakupan pelayanan air bersih PDAM Kota Balikpapan pada tahun 2018 hanya berkisar 76,52% saja. PDAM Kota Balikpapan masih belum dapat mencapai target pelayanan yang telah ditetapkan pada Peraturan Daerah Kota BalikpapanNomor 3 Tahun 2008 tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kota Balikpapan. Selain itu, pada tahun 2018 total pelayanan air bersih di Kota Balikpapan hanya mencapai 1.190 L/detik, sedangkan debit air yang dibutuhkan Kota Balikpapan adalah sekitar 3.000 L/detik. Hal tersebut memicu terjadinya kerawanan air yang diakibatkan oleh kondisi ketidakseimbangan kebutuhan dan ketersediaan air bersih. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi penanggulangan kerawanan air bersih berdasarkan Indeks Rawan Air di Kota Balikpapan. Dalam mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah perhitungan Indeks Rawan Air, analisis overlay dan analisis triangulasi. Analisis perhitungan Indeks Rawan Air digunakan untuk menghitung tingkat kerawanan air bersih pada masing-masing kelurahan di Kota Balikpapan. Analisis overlay bertujuan untuk menganalisis persebaran tingkat kerawan air bersih di Kota Balikpapan dan analisis triangulasi digunakan untuk merumuskan strategi penanggulangan kerawanan air bersih berdasarkan Indeks Rawan Air di Kota Balikpapan. Diperoleh hasil bahwa sebanyak dua puluh lima dari tiga puluh empat kelurahan di Kota Balikpapan mengalami tingkat kerawanan sedang dan sembilan kelurahan lainnya mengalami kerawanan tinggi. Berdasarkan hasil analisis yang telah diperoleh, strategi-strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan kerawanan air bersih di Kota Balikpapan adalah dengan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) secara optimal serta memelihara prasaranan air bersih untuk meningkatkan pelayanan serta memanfaatkan dan mengoptimalkan Pemanenan Air Hujan (PAH) sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan ketersediaan air bersih di Kota Balikpapan.} }