@thesis{thesis, author={Sabrina Azaria}, title ={Analisis Pengaruh Surface Roughness Terhadap Laju Korosi, Wettability, Serta Kerekatan Cat Pada Baja ASTM A36}, year={2021}, url={http://repository.itk.ac.id/4229/}, abstract={Material baja karbon ASTM A36 merupakan jenis material baja karbon rendah karena kandungan karbon yang dimiliki yaitu dibawah 0,30 % C dan biasa digunakan pada pembuatan konstruksi kapal. Kapal memiliki beberapa konstruksi, salah satunya yaitu lambung kapal. Bagian lambung kapal perlu dilindungi dengan coating atau pelapisan. Kegagalan yang terjadi pada area lambung kapal ini erat hubungannya dengan kerusakan pada area coating. Kerusakan coating pada permukaan lambung kapal ini dapat mengakibatkan kegagalan korosi pada daerah tersebut. Material yang mengalami korosi umumnya memiliki surface roughness atau kekasaran permukaan yang tinggi. Surface roughness yang dimiliki suatu material ini akan berpengaruh terhadap kemampuan coating permukaan material tersebut. Tidak hanya berpengaruh terhadap kemampuan coating material, surface roughness juga memengaruhi laju korosi serta kemampuan wettability material. Hasil dari penelitian mengenai pengaruh surface roughness terhadap laju korosi yaitu nilai laju korosi meningkat seiring dengan peningkatan nilai surface roughness,yaitu sebesar 88,1331 mpy, 95,3143 mpy, 122,298 mpy, 125,3449 mpy, 128,1738 mpy. Hal ini terjadi karena sampel yang memiliki surface roughness yang tinggi memengaruhi laju reaksi dikarenakan jenis permukaan yang tidak merata dan berpengaruh terhadap proses terjadinya korosi suatu material. Nilai contact angle wettability mengalami penurunan seiring dengan peningkatan nilai surface roughness yaitu sebesar 92,00º, 77,54º, 67,80º, 60,44º, 60,30º. Pada kerekatan cat yaitu nilai percent area removed (%) yang diperoleh mengalami kenaikan seiring dengan penurunan nilai surface roughness yaitu sebesar 4,21%, 5,28%, 8,80%, 10,44%, 15,45%. Hal ini disebabkan nilai surface roughness yang rendah memengaruhi kemampuan permukaan material untuk dilapisi cat pada permukaannya.} }