@thesis{thesis, author={Rahayu Susanti Dwi}, title ={Pengaruh Bermain Lego terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia 3-4 tahun di Paud Buah Hati Blitar}, year={2017}, url={http://repository.phb.ac.id/1088/}, abstract={Anak usia 3-4 tahun atau usia pra sekolah merupakan fase yang sangat penting dan berharga pada masa pembentukan dalam periode kehidupan manusia. Perkembangan anak diantaranya adalah perkembangan motorik halus. Keterlambatan perkembangan motorik halus mengakibatkan perkembangan anak terganggu. Stimulus dapat mengurangi terjadinya keterlambatan perkembangan pada anak. Salah satu stimulus yang dapat diterapkan adalah bermain lego. Bermain lego meningkatkan koordinasi mata dan tangan. Tujuannya untuk membuktikan adakah pengaruh bermain lego terhadap perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun di PAUD Buah Hati Blitar. Desain penelitian ini adalah Pre-Eksperimental dengan jenis One-Group Pre Test-Post Test Design. Populasi adalah seluruh anak usia 3-4 tahun di PAUD Buah Hati, jumlah sampel 9 anak dengan metode total sampling. Perlakuan dengan bermain lego 4 kali selama 25 menit. Pengambilan data dilakukan dengan pre-post. Analisa data menggunakan uji parametric Paired Sample T-Test. Penyajian data dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan perkembangan motorik halus sebelum diberikan perlakuan bermain lego yaitu responden dalam kategori kurang sebanyak 44% dan dalam kategori cukup sebanyak 56%. Perkembangan motorik halus setelah diberikan perlakuan bermain lego mengalami peningkatan yaitu responden dalam kategori cukup sebanyak 22% dan dalam kategori baik sebanyak 78%. Dengan uji Paired Sample T-Test didapatkan hasil nilai p = 0,000, berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bermain lego berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak. Diperlukan penambahan variasi bentuk benda dari lego.} }