@thesis{thesis, author={Nasution Aidil Sofia}, title ={Pengaruh komite audit, ukuran perusahaan, dewan komisaris independen, dan return on asset terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019}, year={2020}, url={http://repository.uinsu.ac.id/9922/}, abstract={Penerimaan pajak di Indonesia di sektor perkebunanan masih belum optimal dikarenakan belum tercapainya target penerimaan pajak yang diinginkan. Hal ini diduga bahwa perusahaan di Indonesia melakukan penghindaran pajak untuk meminimalkan beban pajak perusahaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh komite audit, ukuran perusahaan, dewan komisaris independen dan return on asset terhadap penghindaran pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sebanyak 40 data perusahaan perkebunan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian ini adalah nilai adjusted R square sebesar 0,118. Yang artinya variabel independen komite audit, ukuran perusahaan, dewan komisaris independen, dan return on asset dapat menjelaskan variabel dependen penghindaran pajak sebesar 11,8% sisanya 88,2% di jelaskan variabel lain di luar model penelitian. Hasil pengujian parsial menunjukan thitung (-0,550) < ttabel (-2,03011) maka hal ini menunjukan bahwa komite audit tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Hasil uji parsial berikutnya menunjukan thitung (-1,042) < ttabel (-2,03011) maka hal ini menunjukan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Hasil uji parsial berikutnya menunjukan thitung (0,434) < ttabel (2,03011) maka hal ini menunjukan bahwa dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap pengindaran pajak. Hasil uji parsial yang terakhir menunjukan thitung (-2,581) > ttabel (-2,03011) yang berarti return on asset yang berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak dan berarah negatif. Dan secara simultan hasil uji menunjukan nilai Fhitung (2,710) > Ftabel (2,64) maka yang berarti bahwa komite audit, ukuran perusahaan, dewan komisaris independen, dan return on asset secara bersama- sama berpengaruh terhadap penghindaran pajak.} }