@thesis{thesis, author={AMBARWATI Fitri}, title ={Biomassa dan Kandungan Bioetanol Rumput Laut Padina australis di Perairan Karang Tengah dan Karang Bolong Nusakambangan Cilacap}, year={2021}, url={http://repository.unsoed.ac.id/10385/}, abstract={Makroalga Padina australis (Phaeophyta) pada dinding selnya mengandung selulosa dengan asam alginik dan asam fukosinik. Kandungan selulosanya dapat dimanfaatkan menjadi sumber bioetanol. Bioetanol merupakan energi alternatif terbarukan pengganti bahan bakar fosil yang dapat dihasilkan dari rumput laut melalui proses hidrolisis, fermentasi, dan pemurnian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biomassa berdasarkan perbedaan substrat dan kandungan bioetanol dari Padina australis yang tumbuh di lingkungan Perairan Karang Tengah dan Karang Bolong Nusakambangan Cilacap. Penelitian akan dilakukan di Laboratorium Biologi Akuatik dan Laboratorium Mikologi dan Fitopatologi Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Variabel yang diamati adalah biomassa dan kandungan bioetanol, selain itu dilakukan pengukuran temperatur, pH, salinitas, kedalaman, kecepatan arus, serta kandungan fosfat dan nitrat perairan. Data biomassa dianalisis dengan rancangan tersarang dan kadar bioetanol menggunakan Independent Sample T-Test. Analisis data menggunakan bantuan software SPSS versi 16, selain itu untuk mengetahui hubungan faktor fisika kimia dengan biomassa asal kedua pantai dilakukan uji BEST (BIO-ENV) dengan Primer 7. Hasil dari penelitian ini didapatkan biomassa rata-rata Padina australis asal Pantai Karang Bolong sebesar 123,67 g.m-2 dan asal Pantai Karang Tengah sebesar 105,33 g.m-2, dengan substrat karang sebagai penghasil biomassa lebih besar. Faktor lingkungan kadar nitrat memiliki hubungan terbesar untuk Pantai karang Bolong dan temperatur untuk Pantai Karang Tengah. Kandungan bioetanol asal kedua pantai memiliki perbedaan dengan kadar rata-rata asal Pantai Karang Bolong sebesar 17,28% dan 16,99% untuk Pantai Karang Tengah.} }