@thesis{thesis, author={SAEFURROHMAN Aef}, title ={Analisis Unjuk Kerja Operasi Paralel Multi Inverter Sumber Tegangan Tiga Tingkat Untuk Panel Surya Stand-Alone Dilengkapi MPPT}, year={2021}, url={http://repository.unsoed.ac.id/10465/}, abstract={Pengembangan pembangkit listirk tenaga surya (PLTS) semakin ditingkatkan guna mengurangi penggunaan energi listrik dari pembangkit listrik konvensional. Energi listrik yang dihasilkan dari tenaga surya berupa listirk DC, sedangkan kebanyakan alat - alat elektronik yang digunakan pada jaringan listirk menggunakan listrik AC. Oleh karena itu, dengan menghubungkan beberapa inverter sumber tegangan (Voltage Source Inverter/VSI) secara paralel, maka listirk DC dapat dikonversi menjadi listirk AC dalam jumlah yang besar. Penggunaan VSI dipilih karena VSI lebih tinggi dalam efisiensi dibandingkan dengan CSI. Selain itu, guna meningkatkan efisiensi daya dari PLTS, MPPT juga diperlukan untuk mengatasi daya keluaran yang non-linier dari PLTS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arus keluaran, tegangan, faktor daya, efisiensi dan THD dari operasi paralel multi Inverter sumber tegangan yang dilengkapi MPPT. Metode penelitian dilakukan dengan cara mensimulasikan rangkaian multi paralel inverter sumber tegangan dilengkapi MPPT pada aplikasi PSIM guna mengetahui unjuk kerja dari rangkaian. Penelitain dilakukan dalam empat kondisi, kondisi pertama saat iradiasi masing-masing panel surya sama dan arus referensi masing-masing inverter sama, kondisi kedua saat iradiasi masing-masing panel surya sama dan arus referensi masing-masing inverter berbeda, kondisi ketiga saat iradiasi masing-masing panel surya berbeda dan arus referensi masing-masing inverter sama, kondisi keempat saat iradiasi masing-masing panel surya berbeda dan arus referensi masing-masing inverter berbeda. Dari keempat kondisi pengujian yang dilakukan, diketahui bahwa sistem MPPT yang digunakan mampu mempertahankan daya keluaran panel surya tetap pada daya maksimum nya dan juga diperoleh nilai THD dari arus inverter, arus beban dan tegangan beban yang kecil meskipun pada kondisi faktor daya yang berbeda-beda. Pada pengujian efisiensi daya diperoleh efisiensi daya tertinggi pada kondisi pengujian pertama dan keempat, yaitu maksimum disekitar 98%. Semantara pada kondisi pengujian kedua dan ketiga diperoleh efisiensi daya maksimum hanya disekitar 60%.} }