@thesis{thesis, author={ANDRIAN Rizki}, title ={Identifikasi Radionuklida Pengotor dalam Produksi Radionuklida 18F melalui Reaksi 18O(p,n)18F dengan Menggunakan Siklotron Eclipse 11 MeV}, year={2021}, url={http://repository.unsoed.ac.id/9289/}, abstract={Produksi radionuklida 18F (Fluor-18) sebagai pemancar positron (?+) melalui reaksi 18O(p,n)18F dari target air diperkaya diperkaya 18O sebesar 97% menggunakan siklotron Eclispe 11 MeV diformulasikan sebagai radiofarmaka FDG (2-[18F]fluoro-2-deoxy-D-glucose) untuk keperluan PET (Positron Emission Tomography) untuk diagnosa kelainan fungsi organ tubuh. Siklotron Eclipse 11 MeV ini dalam memproduksi 18F terdapat beberapa impuritas atau pengotor yang muncul. Tetapi pada akhir proses FDG, haruslah sudah bebas pengotor, karena FDG ini dalam aplikasinya perlu diijeksikan ke dalam tubuh pasien ketika digunakan untuk diagnosa kelaianan fungsi organ tubuh. Pada Penelitian ini, dilakukan produksi 18F menggunakan dosis iradiasi proton (p) sebesar 20 sampai dengan 26,25 ?Ah dan diidentifikasi pengotor yang terdapat dalam produk 18F tersebut. Identifikasi pengotor ini dilakukan menggunakan Multichannel Analyzer (MCA). Dalam proses identifikasi pengotor, sampel utama dimasukkan ke dalam Multichannel Analyzer (MCA) kemudian diidentifikasi menggunakan perangkat yang telah tersambung ke komputer. Sampel sekunder diidentifikasi dengan memasukkan data hasil cacah ke dalam perangkat komputer dengan aplikasi Graphpad Prism, kemudian muncul grafik spektrum dengan beberapa puncak yang terbentuk, dan selanjutnya grafik tersebut diidentifikasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah grafik spektrum hasil pencacahan 18F yang terdapat beberapa pengotor dalam sampel yang telah diidentifikasi seperti Co-56, Co-57, Co-58, Mn-54, dan Ag-110m.} }