@thesis{thesis, author={FELIA INDIRA RATU}, title ={EVALUASI POTENSI BAHAYA ERGONOMI DAN KELUHAN GANGGUAN OTOT RANGKA BERDASARKAN SNI 9011:2021 PADA PEKERJA PT. PAL INDONESIA (PERSERO)}, year={2022}, url={http://repository.unusa.ac.id/10124/}, abstract={Potensi bahaya ergonomi dapat menyebabkan Keluhan gangguan otot rangka dan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja dengan keluhan di berbagai bagian otot skeletal yang dirasakan seseorang, keluhan tersebut dapat berupa kerusakan sendi, ligamen, dan tendon. Faktor yang mempengaruhi terjadinya keluhan gangguan otot rangka antara lain faktor individu (umur, jenis kelamin, Indeks masa tubuh, kebiasaan merokok, kesegaran jasmani, kekuatan fisik dan ukuran tubuh), faktor pekerjaan (Peregangan otot berlebih, aktivitas kerja, sikap kerja dan postur kerja), dan faktor lingkungan (tekanan, getaran dan mikroklimat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi bahaya ergonomi dan menganalisis keluhan gangguang otot rangka pada pekerja Bengkel plat tipis, pipa dan permesinan divisi kapal niaga PT. PAL Indonesia (Persero). Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan rancang bangun cross sectional. Populasi yang digunakan adalah 57 orang dari bengkel plat tipis, pipa dan permesinan pada divisi kapal niaga dan menggunakan 50 orang sebagai sampel dengan cara accidental sampling. Variabel pada penelitian ini adalah umur, masa kerja, bagian kerja, potensi bahaya ergonomi dan keluhan gangguan otot rangka. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar observasi yang terdapat di SNI 9011:2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh pekerja responden berjenis kelamin laki-laki yang memiliki umur dengan rentang 21 hingga 45 tahun dengan peresentase (54%) berumur 21-34 tahun, masa kerja 5 ? 10 tahun memiliki peresentase (48%) dan pekerja pada bagian pemotongan atau fitter sebanyak (42%). 38 responden memiliki nilai ? 7 potensi bahaya ergonomi yang dimana berarti berbahaya. Bagian leher, bahu, punggung bawah dan betis adalah bagian yang sering dikeluhkan oleh pekerja karena melakukan pekerjaan dengan posisi duduk membungkuk dan menunduk.} }