@thesis{thesis, author={LAILI NURUL}, title ={UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FORMULASI HERBAL MINYAK ATSIRI (Kayu Putih, Lavender, Daun Mint) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC25923}, year={2022}, url={http://repository.unusa.ac.id/10152/}, abstract={nfeksi saluran pernapasan sering terjadi di berbagai negara didunia dan umumnya terjadi di negara dengan tingkat populasi yang tinggi. Kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam minyak atsiri yang terdiri dari campuran fitokima yang mudah menguap dari beragam kelas termasuk dari golongan monoterpen, fenil propanoid. Dan pada kandungan minyak atsiri ini diketahui dapat berperan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada formulasi herbal minyak atsiri terhadap bakteri Staphylococcus aureus tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode difusi cakram/disk. Pada penelitian ini terdapat kontrol positif dan kontrol negatif. Pada konsentrasi formulasi EI(10/eucalyptus : 20/lavender : 20/daunmint), pada konsentrasi LI yaitu (20/eucalyptus : 20/lavender : 10/daunmint), dan MI konsentrasinya yaitu (20/eucalyptus : 10/lavender : 20/daunmint). Dan pada herbal minyak atsiri kayu putih, lavender, dan daun mint Dan pada formulasi E1 didapatkan hasil (10,5mm), dan pada formulasi MI didapatkan hasil (10,25mm), dan pada formulasi LI didapatkan hasil (11mm), dan pada kontrol positif sebsar (40mm), dan pada hasil diperoleh dari herbal kayu putih yaitu (13,25mm), dan hasil lavender yaitu 9,25mm, dan pada hasil daunmint yaitu 10mm, dan pada kontrol negatif Berdasarkan pada analisis data menggunakan SPSS dapat disimpulkan bahwa terdapat aktivitas antibakteri pada formulasi herbal minyak atsiri. Karena hasil yang diperoleh P- value<0,005 sehingga HI diterima dan H0 ditolak.} }