@thesis{thesis, author={Laila Vifta Rissa and Nurrahmi Izzati Putri and Roni Abdul}, title ={KAJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi}, year={2021}, url={http://repository2.unw.ac.id/1608/}, abstract={Latar belakang : Karamunting telah banyak digunakan oleh masyarakat Dayak Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah untuk mengobati diare, penawar racun, infeksi kulit dan untuk perawatan bekas luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun karamunting (Melastoma Malabathricum L.) Terhadap bakteri gram positif dan untuk mengetahui senyawa aktif yang terkandung pada ekstrak daun karamunting (Melastoma Malabthricum L.). Metode : Desain penelitian ini adalah kajian artikel. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan simpulan dan penggabungan hasil penelitian dari 5 jurnal yang terindeks tentang uji antibakteri ekstrak daun karamunting (Melastoma Malabathricum L.). Hasil : Berdasarkan Analisa dari kelima jurnal yang menjadi acuan daya hambat ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L.) menunjukkan bahwa ekstrak daun karamunting memang benar adanya dapat menghambat pertumbuhan bakteri .Hal ini menunjukkan adanya sifat antibakteri dari metabolit sekunder ekstrak daun Karamunting, seperti alkaloid, flavonoid, trirerpenoid, saponin, dan tanin. Kesimpulan : Ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram positif. Kandungan senyawa metabolit dari ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L.) yang memiliki aktivitas antibakteri adalah alkaloid, flavonoid, trirerpenoid, saponin, dan tanin. Kata kunci : Antibakteri, S.thypi, S.Aureus, Melastoma malabathricum L. Kepustakaan: 11 (2015?2020)} }