@thesis{thesis, author={AYU PITALOKA DIAH and Oktianti Dian and Resti Erwiyani Agitya}, title ={UJI AKTIVITAS EKSTRAK BUAH LABU KUNING (Cucurbita maxima D.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA SECARA IN VITRO}, year={2020}, url={http://repository2.unw.ac.id/811/}, abstract={Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu penurunan sekresi insulin, penurunan penggunaan glukosa di otot dan peningkatan produksi glukosa. Senyawa flavonoid pada daging buah labu kuning (Cucurbita maxima Duch.) dapat menurunkan kadar glukosa secara in vitro. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daging buah labu kuning (Cucurbita maxima Duch.) terhadap penurunan kadar glukosa secara in vitro. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan metode Nelson Somogyi dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Prinsip dari metode Nelson Somogyi adalah oksidasi glukosa dengan reagen nelson kemudian ditambah reagen arsenomolibdat yang bertujuan untuk membentuk kompleks molibdenum yang berwarna biru kehijauan yang diukur absorbansinya untuk menentukan kadar glukosa. Ekstrak daging buah labu kuning di buat seri konsentrasi 60, 80, 100, 120 dan 140. Hasil: Ekstrak daging buah labu kuning memiliki kadar flavonoid total sebesar 49,93 mgQE/g. Aktivitas penurunan kadar glukosa secara optimal pada konsentrasi 140 ppm pada ekstrak yaitu 57,13% dan diperoleh nilai EC 50 sebesar 39,02 ppm. Kesimpulan: Ekstrak daging buah labu kuning (Cucurbita maxima Duch.) memiliki keefektifan terhadap penurunan kadar glukosa. Kandungan flavonoid pada daging buah labu kuning mampu menurunkan kadar glukosa secara in vitro. Kata Kunci : Cucurbita maxima Duch, Flavonoid, Glukosa, In vitro, Nelson Somogyi} }