DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN KEJADIAN DRY EYE SYNDROME DENGAN PENGGUNA LENSA KONTAK PADA MAHASISWA STIKes BTH TASIKMALAYA
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
fauziah, Rizka Afifah
Subject
KTI DIII-Refraksi Optisi 
Datestamp
2021-10-01 08:21:22 
Abstract :
Dry eye syndrome merupakan kelainan yang disebabkan oleh beberapa faktor pada lapisan air mata yang dimana berkurangnya produksi air mata atau terjadi ketidakstabilan pada lapisan air mata sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada mata. Lensa kontak digunakan untuk mengoreksi kelainan refraksi pada mata, baik itu myopia atau hipermetropia. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah penelitian analitik dan desain penelitian “cross sectional”. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purpose sampling, dilakukan di STIKes BTH Tasikmalaya pada Februari 2021. Jumlah responden yang sesuai dengan penelitian ini adalah 46 orang. Hasil penelitian menunjukkan responden berdasarkan usia didominasi mahasiswa yang berusia 21 tahun (56,5%). Berdasarkan jenis kelamin wanita (93,5%). Rata-rata pemakaian harian adalah 8 jam (34%). Adapun berdasarkan riwayat lama penggunaan lensa kontak 2-3 tahun (35,2%). Mahasiswa yang membeli lensa kontak di optik mencapai (86,9%). Pada penelitian ini juga didapati bahwa mahasiswa pengguna lensa kontak setelah dilakukan uji schirmer menunjukkan hasil bahwa (8,6%) mengalami mata kering. Disamping itu ada (26%) mengalami kelainan sekresi sedang dan (10,8%) lainnya mengalami kelainan sekresi berat. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagian besar responden menggunakan lensa kontak 5 hari dalam seminggu (30,4%), pemakaian harian 6 jam (30,4%), (8,6%) mengalami mata kering. Oleh: Rizka Afifah Fauziah 40118005 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA