DETAIL DOCUMENT
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PASANGAN TA’ARUF PRANIKAH DENGAN MEDIATOR TA’ARUF
Total View This Week6
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Aws
Author
Setya Palupi, Kartika
Subject
HE Transportation and Communications 
Datestamp
2019-05-07 06:16:18 
Abstract :
Secara fitrah dasarnya, manusia senantiasa ingin hidup berdampingan satu sama lain. Hal inilah yang membuat adanya kebutuhan pula untuk berkeluarga, membina rumah tangga demi kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Terdapat beberapa alternatif dalam hal memilih atau menentukan pasangan untuk tujuan pernikahan. Salah satunya adalah berta’aruf. Ta’aruf merupakan suatu proses pengenalan antara pria dan wanita yang bertujuan pada jenjang pernikahan. Uniknya proses ta’aruf ini adalah media komunikasi yang digunakan pasangan ta’aruf adalah manusia. Hal ini menjadi syarat mutlak dalam proses ta’aruf yang dijalani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi interpersonal antara pasangan ta’aruf pranikah dengan mediator ta’aruf. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan informan yang pernah menjalani proses ta’aruf dengan metode wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa pasangan ta’aruf pranikah dan mediator yang sukses, terdapat pemenuhan pada lima karakteristik komunikasi interpersonal. Sedangkan pasangan ta’aruf pranikah dan mediator yang gagal tidak memenuhi beberapa karakteristik komunikasi interpersonal. Karakteristik komunikasi interpersonal tersebut diantaranya adalah keterbukaan, empati, dukungan ,rasa positif dan kesetaraan. Pelaku komunikasi ta’aruf harus memiliki keterbukan satu sama lain, keterbukaan inilah memunculkan rasa empati terhadap kondisi yang dimiliki. Dukungan yang baik oleh para pelaku komunikasi dan sekitarnya akan memunculkan perasaan positif dalam proses komunikasi. Perasaan positif ini pada akhirnya menumbuhkan sikap saling mengharagai sebagai wujud kesamaan atau kesetaraan dalam proses komunikasi. Bukan hanya pasangan ta’aruf saja yang berperan penting dalam proses komunikasi yang terjadi didalamnya, namun moderator atau perantara juga menjadi kunci sukses dan gagalnya sebuah proses ta’aruf. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Aws