DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI KEWAJIBANPENGGUNA PEKERJA RUMAH TANGGA ATAS PROGRAM JAMINAN SOSIAL DI KOTA SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
NUR ITSNATAINI FEBRY WIRANTI (STUDENT ID : 18040704018)
(LECTURER ID : 0007088801)
Subject
Ilmu Sosial dan Hukum 
Datestamp
2022-12-23 14:50:05 
Abstract :
Jaminansosial merupakan hak seluruh rakyat Indonesia sebagaimana telah diatur dalamPasal 28H ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 1945. Jaminan sosialyang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakanprogram negara yang bertujuan untuk memberikan kepastian perlindungan dankesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jaminan sosial adalahinstrumen yang sangat dibutuhkan oleh pekerja untuk melindungi dirinya dariresiko yang didapatkan saat bekerja. Saat ini, perlindungan jaminan sosialsecara keseluruhan hanya melindungi pekerja formal. Pekerja informal khususnyaPekerja Rumah Tangga (PRT) kerap mendapati diri mereka tidak terlindungi olehjaminan sosial. Hal tersebut tidak selaras dengan Pasal 11 huruf g PeraturanMenteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 TentangPerlindungan Pekerja Rumah Tangga yang menyatakan bahwa Kewajiban pengguna: ... g. mengikutsertakandalam program jaminan sosial. Penelitianbertujuan untuk menganalisis implementasi KewajibanPengguna PRT atas jaminan sosial PRT di Kota Surabaya dan untuk mengetahui PRTmembutuhkan jaminan sosial di dalam kehidupannya sebagai jaminan dari risikoketidakpastian saat bekerja. Menganalisis faktor-faktor penghambat yang dialamioleh Pengguna PRT dalam melaksanakan kewajibannya untuk mengikutsertakan PRTdalam jaminan sosial. Penelitian ini menggunakan menggunakan penelitian hukumempiris dengan model penelitian yuridis sosiologis yang mempunyai objek kajianmengenai perilaku masyarakat. Penelitian ini dilakukukan di Kota Surabaya,karena pernah terjadinya kasus PRT yang meninggal karena sakit dirumah penggunaPRT di Kota Surabaya. Informan dalampenelitian ini adalah Pengguna PRT yang berdomisili di Kota Surabaya dan PRTminimal berusia 18 tahun sesuai dengan Pasal 4 Permenaker Perlindungan PRT. Penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menghasilkan data deskriptifanalitis, yaitu data yang dinyatakan oleh informan secara lisan serta tingkahlaku yang nyata, yang diteliti dan dipelajari oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masihbanyak ditemukan Pengguna PRT yang belum mengetahui kewajiban untukmengikutsertakan PRT nya kedalam Jaminan Sosial. Dalam penelitian menunjukkanlima Pengguna PRT mengakui baru mengetahui peraturan tersebut dan empatdiantaranya belum melaksanakan kewajibannya untuk mengikutsertakan PRT dalamJaminan Sosial. Adapula faktor penghambat dalam implementasi kewajiban PenggunaPRT atas jaminan sosial PRT di Kota Surabaya diantaranya, lemahnya PermenakerPerlindungan PRT dimana Peraturan tersebut belum bisa menjadi payung hukum PRT,kurangnya pengawasan dari lembaga yang berwenang memberikan perlindungan PRTatas Jaminan Sosial di Kota Surabaya yaitu BPJS Kesehatan dan BPJSKetenagakerjaan Kota Surabaya, lalu kurangnya sumber informasi bagi penggunaPRT mengenai perlindungan PRT dan minimnya kesadaran masyarakat akan sebuahperaturan yang berlaku mengenai hak dasar warga negara dalam mendapatkanperlindungan jaminan sosial khususnya PRT di Kota Surabaya. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya