DETAIL DOCUMENT
REINTERPRETASI SURAH AL-BAQARAH [2]: 233 PERSPEKTIF MA’NA CUM MAGHZA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Author
Muhammad Ghifari Makarim, NIM.: 21205032006
Subject
Ilmu Alqur’an dan Tafsir  
Datestamp
2024-02-21 03:54:49 
Abstract :
Pernyataan makna Q.S Al-Baqarah [2]: 233 tentang kewajiban orang tua kepada anaknya dipahami para penafsir berbeda. Urgensi dalam ayat ini memiliki signifikansinya masing masing dari tiap generasi. At Tabari menjelaskan kewajian memberikan ASI dilakukan seorang ibu dalam keadaan istri yang ter talaq atau tidak tertalaq, begitupun Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini bahwa pemberian ASI bukanlah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh ibu sedangkan ayah bertugas menjamin keluarga melalui pakaian serta makanan, sedangkan dalam penafsiran Quraishshihab anak dilahirkan kedunia dinishbatkan dengan ayahnya sehingga Ayah juga bertugas dalam pemberian ASI terhadap anak seperti memberikan pangan yang baik bagi ibu atau dengan melalui susu formula sebagai pelengkap gizi. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengambil pesan utama (Signifikansi) yang terkandung dalam makna Al Qur?an untuk di kontekstualkan pada masa kekinian dengan pemaknaan yang sesuai. Penelitian ini akan mengkaji menggunakan teori Hermeneutika ma?na cum maghza melalui 4 komponen analisis: pertama analisis Linguistik, Kedua analisis Intertekstual, Ketiga analisis Intratekstual, Keempat analisis Historis Mikro dan Makro. Setelah melalui analisis tersebut maka dapat dihasilkan sebuah kesimpulan bahwa ASI merupakan sebuah tradisi secara turun temurun yang menjadikannya nafkah terbaik untuk anak, ASI bukan hanya diberikan oleh ibu akan tetapi juga oleh ayah melalui dukungannya terhadap ibu sebagai bentuk psikologis yang diberikan oleh anak. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga