DETAIL DOCUMENT
Media dan fenomena penutupan lokalisasi dolly: analisis wacana kritis Norman Fairclough
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Jannah, Isnatul
Subject
Ideologi Politik 
Datestamp
2023-01-11 01:49:24 
Abstract :
Dalam perkembangan zaman dan canggihnya teknologi saat ini, menjadi pengaruh besar bagi semua lapisan masyrakat. Hadirnya media yang menjadi wadah untuk melihat, membagikan suatu informasi dengan cepat disertai jaringan internet yang bagus akan memudahkan semua masyarakat untuk menerima suatu informasi. Di dalam penelitian skripsi yang berjudul ?Media Dan Fenomena Penutupan Lokalisasi Dolly (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough)? penelitian mengambil dari 4 media yang ada di indonesia, berita yang diambil hanya yang menggambarkan fenomen penutupan lokalisasi Dolly. Kita semua mengetahui bahwa fenomena penutupan lokalisasi Dolly tidak terlepas dari kepemimpinan Tri Rismaharini sebagai walikota Surabaya yang pada saat itu menjabat tahun 2014. Pada saat fenomena ini terjadi banyak dari media yang ingin menyoroti dan mendapatkan suatu momen untuk dijadikan suatu berita yang menarik dilihat dan dibaca oleh pembacanya. Skripsi in memakai analisis wacana kritis Norman Firlough, pendekan yang dipakai adalah kritis. Suatu wacana bisa dilihat apakah didalamnya terdapat unsur ketidakadilan, manipulatif bahkan rekayasa. Karena Norman Fairclough menganggap bahwa bahasa yang ada didalam suatu wacana mengandung sebuah ideologi. Melalui metode ini berusaha mengungkap bagaimana 3 dimensi mikrostuktural, mesostruktural, dan mikrostruktural yang ada pada media kompas.com, detik.com, tempo.co dan merdeka.com didalam teks berita yang menggambarkan fenomena penutupan lokalisasi Dolly. Penemuan dari hasil penelitian ini adalah dimana. Temuan pertama representasi teks dalam media tersebut sangat menggambarkan bagaimana tekat Tri Rismaharini dalam menutup lokalisasi Dolly. Temuan kedua adanya relasi yang kuat antara media dengan sosok Tri Rismaharini yang memang berperan dalam fenomena penutupan lokalisasi Dolly sehingga media mampu menulis berita sesuai pendapat yang dikatakan oleh Tri Risaharini. Temuan kedua terdapat suatu identitas yang indepentden dan media menjadi pihak keempat pada produksi suatu berita fenomena penutupan lokalisasi dolly. Dari keempat media yaitu kompas.com, detik.com, tempo.com, dan merdek.com memberitkan fenomena penutupan lokalisasi dengan menghadikan tema yang sama dengan kerangka yang berbeda 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL