DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE DI KELAS XI SEMESTER I SMA NEGERI 5 MEDAN T.P. 2019/2020
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Medan
Author
ZAFIRA RAHMATILLA (STUDENT ID : 4143121069)
Yul Ifda Tanjung (LECTURER ID : 0027078501)
Subject
QC Physics 
Datestamp
2020-08-12 01:36:59 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa menggunakan model pembelajaran inquiry training dan pembelajaran konvensional mengenai materi pokok elastisitas dan hukum Hooke di SMA. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain two groups pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Medan. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan observasi aktivitas KPS siswa. Data penelitian ini dianalisis menggunakan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan KPS yang signifikan antara penerapan menggunakan model pembelajaran inquiry training dibandingkan pembelajaran konvensional dengan nilai sig. 0,000 pada taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil uji N-Gain Score dengan penerapan model pembelajaran inquiry training lebih tinggi dalam meningkatkan KPS siswa sebesar 0,70 dalam kategori tinggi dibandingkan KPS siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional sebesar 0,59 dalam kategori sedang. 
Institution Info

Universitas Negeri Medan