Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Lete Boro, Christian Candraditya Rezki
Subject
Geodesy Engineering
Datestamp
2022-09-21 05:00:30
Abstract :
Penentuan komponen tinggi orthometrik (H) merupakan salah satu permasalahan penting dalam bidang survei dan pemetaan. Ketelitian dan akurasi dari suatu pengukuran harus benar-benar diperhatikan agar mendapatkan hasil yang baik dan sesuai dengan apa yang dinginkan serta memenuhi persyaratan. Seiring berjalannya waktu telah terdapat banyak alat teknologi baru yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Penentuan tinggi orthometrik dengan menggunakan pengukuran GPS statik dan RTK menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk penyelesaian persoalan ini, hal ini disebabkan tinggi ellipsoid yang dihasilkan oleh metode satatik dan RTK memiliki ketelitian yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tinggi orthometric yang lebih teliti antara metode pengukuran GNSS static dan RTK untuk keperluan jalan Tol
Data yang digunakan dalam penelitan ini ialah data yang diperoleh dari pengukuran dilapangan dengan menggunakan metode statik dan RTK-NTRIP. Waktu pengamatan yang dilakukan ialah selama 1 jam 30 menit. Pengambilan titik BM dengan RTK dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet. Data pengukuran GPS statik dan RTK kemudian dibandingkan terhadap data pengukuran waterpas.
Hasil pengujian terhadap 16 titik BM menunjukan varian 0.000 ? 2.965 untuk pengukuran metode statik dan 0.001-3.841 untuk pengukuran metode RTK-NTRIP. Hasil ini menunjukan bahwa pengukuran tinggi orthometrik GNSS static lebih teliti dibandingan dengan pengukuran GNSS RTK-NTRIP.