Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Lion, Julian Claudia Leonita
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2022-10-19 06:51:16
Abstract :
ABSTRAK
Pertumbuhan sebuah kota akan mengakibatkan munculnya permukiman baru yang membutuhkan lahan yang cukup luas untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat. Hal ini akan mendorong perubahan penggunaan lahan dari rural area menjadi urban area semakin tinggi. Desakan kebutuhan tersebut diakibatkan oleh meningkatnya jumlah penduduk serta harga lahan yang seiring berjalannya waktu akan semakin naik sesuai harga pasaran kota. Tema pada penelitian ini berlandaskan kondisi eksisting di Kecamatan Kedungkandang, yang apabila dilihat dari data dalam kurun waktu lima tahun terakhir terjadi perubahan serta perkembangan kawasan tidak terbangun menjadi kawasan terbangun. Dengan lokasinya yang berada dekat dengan pusat kota Malang dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang maka Kawasan ini rentan akan pengaruh aktifitas ekonomi di sekitarnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadinya transformasi secara spasial yang diakibatkan dari beberapa faktor pengaruh di area pinggiran kota yang sering mengalami alih fungsi lahan selama lima tahun terakhir. Dengan hasil deliniasi terdapat 8 kelurahan yang termasuk dalam wilayah peri urban Kecamatan Kedungkandang. Selain itu juga adanya faktor Kecamatan Kedungkandang yang berada di selatan kota mengalami transformasi yang cukup tinggi dan memiliki pola lahan terbangun yang cenderung linier dan konsentris. Hal tersebut terjadi diakibatkan oleh faktor kependudukan berupa
tingginya pertumbuhan penduduk, keberadaan pusat aktivitas, aksesibilitas, harga lahan, pola permukiman dan jumlah fasilitas umum serta terkait kebijakan/arahan pola ruang kawasan.
Kata Kunci: Transformasi spasial, Peri Urban, Perubahan guna lahan