DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KESTABILAN LERENG ANDESIT DI DESA PARANGTRITIS, KEC. KRETEK, KAB. BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Author
FIRMANTARA, DWI AGUS
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2024-07-16 08:44:50 
Abstract :
Masalah kestabilan lereng pada batuan merupakan suatu hal yang menarik untuk dipelajari karena sifat - sifat dan perilakunya yang berbeda - beda. Kestabilan lereng pada batuan lebih ditentukan oleh adanya bidang lemah yang disebut dengan bidang diskontinu. Diskontinuitas, sifat fisik dan sifat mekanik batuan mempengaruhi kekuatan massa batuan yang menjadi acuan untuk mengevaluasi kestabilan lereng yang ada ataupun yang akan direncanakan. Saat ini di desa Parangtritis, kecamatan Kretek, kabupaten Bantul, Daerah Isitimewa Yogyakarta terdapat lereng alami dengan batuan penyusunnya andesit di sekitar pemukiman warga yang belum diketahui tingkat stabilitasnya. Pada penelitian ini akan menentukan pengaruh kekuatan massa batuan sehingga dapat diketahui factor keamanan terhadap stabilitas lereng andesit . Berdasarkan pengukuran kekar di lapangan dan analisis stereografis terdapat dua arah kekar yaitu 63/N341°E dan 69/N188°E yang saling berpotongan sehingga menunjukkan lereng berpotensi menghasilkan longsoran baji. Klasifikasi massa batuan andesit ditentukan dengan menggunakan metode RMR (Rock Mass Rating) Bienawski, 1989. Dari parameter RMR didapatkan hasil pembobotan sebesar 50, nilai kohesi sebesar 200 ? 300 kPa, sudut gesek dalam sebesar 25° -35° dan termasuk pada kategori Fair Rock. Berdasarkan hasil analisis nilai faktor keamanan lereng dengan menggunakan software swedge v.4 dengan parameter masukan nilai kohesi dan sudut gesek dalam yang didapat dari hasil uji geser langsung maka lereng andesit alami yang mempunyai ketinggian 15 meter dan memiliki sudut kemiringan lereng 90° tersebut didapatkan nilai faktor keamanan sebesar 13,96. Berdasarkan pada Peraturan Menteri Pekerja Umum No 22/PRT/M/2007 lereng tersebut dikatakan aman. 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta