Abstract :
*533 Latar Belakang : Diabetes melitus adalah suatu penyakit atau gangguan
metabolisme kronis dengan multietiologi yang ditandai dengan tingginya kadar
glukosa darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan
protein sebagai akibat insufisiensi insulin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui potensi anti diabetik ekstrak etanol fraksi kloroform mengkudu
(Morinda citrifolia L) pada tikus diinduksi diabetes dengan aloksan.
Desain Penelitian : Penelitian ini merupakan ekperimental murni pada hewan
coba dengan rancangan pre test, post test controlled grup design. Subyek
penelitian yang digunakan adalah tikus putih jantan galur Sprague Dawley
umur 2-3 bulan dengan berat150-200 gram, sehat, yang dibagi kedalam 5
kelompok secara acak yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kelompok ekstrak
etanol fraksi kloroform Morinda citrifolia L dosis 1,4 mg/kgBB, dosis 2,8
mg/kgBB, dan dosis 4,2 mg/kgBB. Pengukuran kadar glukosa darah pertama
sebelum diinduksi aloksan, pengukuran kedua setelah diinduksi aloksan dan
pengukuran ketiga setelah diberi perlakuan dengan ekstrak etanol fraksi kloroform
mengkudu.
Hasil : Selisih rerata kadar glukosa darah sebelum dan setelah perlakuan : kontrol
negatif 1,9 mg/dL, kontrol positif -91,6 mg/dL, perlakuan I -47,9 mg/dL,
perlakuan II -72,9 mg/dl, perlakuan III -97,3 mg/dl. Rerata kadar glukosa darah
masing-masing kelompok perbedaan bermakna ditunjukkan dengan uji Kruskal-
Wallis test dan uji Mann-Whitney (p