DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENERAPAN AUDIT OPERASIONAL TERHADAP PELAYANAN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT PERMATA MEDIKA NGALIYAN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Stikubank
Author
NUGROHO , IMAM RACHMADI
Subject
HF5601 Accounting 
Datestamp
2012-06-15 20:57:23 
Abstract :
Manajemen rumah sakit Permata Medika Ngaliyan tidak hanya memperoleh informasi dari pemeriksanaan keuangan saja, tetapi juga informasi yang cepat, tepat dan dapat diandalkan mengenai perlaksanaan kegiatan pelayanan rawat inap. Keadaan semacam ini membuat pihak manajemen rumah sakit memerlukan audit operasional. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis prosedur pelayanan rawat inap di rumah sakit Permata Medika Ngaliyan Semarang berdasarkan audit operasional, untuk mengetahui dan menganalisis nilai audit operasional BOR, LOS, TOI dan BTOpada rumah sakit Permata Medika Ngaliyan Semarang apakah sudah memenuhi persyaratan nilai parameter ideal dari Departemen Kesehatan. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi pasien selama tahun 20072009 sebanyak 4.872 orang pasien dan 60 tenaga medis yang terdiri dari 48 perawat dan 12 petugas, sedangkan sampelnya 100 pasien dan 60 tenaga medis. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Jenis data yang digunakan data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data kuesioner dan dokumentasi. Alat analisis yang digunakan kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah : Prosedur pelayanan rawat inap yang dilakukan RS Permata Medika Semarang sudah efektif dilihat dari analisis data kuantitatif dan perolehan hasil kuesioner yang disebarkan yakni 160 responden dengan prosentase jumlah jawaban ?ya? sebesar 70,625 %, berarti pelayanan rawat inap RS Permata Medika cukup efektif karena dilihat dari interprestasi hasil pengujian 60-79%. Nilai audit oeprasional BOR (Bed Occupancy Rate) pada RS Permata Medika tidak dapat dicapai karena RS Permata Medika melakukan penambahan jumlah tempat tidur dan nilai audit operasional BOR pada tahun 2008 sebesar 50,77% sudah efektif karena dilihat dari Standar BOR (Parameter Depkes) dikatakan efektif antara 50% - 85%. Nilai audit operasional LOS (Length of Stay) pada RS Permata Medika dari tahun 2007 ? 2009 rata-rata antara 4 ? 5 hari, maka pelayanan kesehatan rawat inap di RS Permata Medika dapat dikatakan baik, tetapi tahun 2009 belum dapat dikatakan baik. Nilai audit operasional TOI (Turn of Internal) pada RS Permata Medika tahun 2007-2008 tidak tercapai karena kurangnya promosi yang dilakukan pihak rumah sakit, tetapi pada tahun 2009 dapat tercapai yaitu antara 1-3 hari sesuai dengan parameter Depkes. Nilai audit operasional BTO (Bed Turn Over) yang baik diukur berdasarkan parameter Depkes adalah antara 5-6 tempat tidur. Pada tahun 2007-2000 tidak tercapai karena hal-hal yang menjadi rendahnya tingkat perputaran penggunaan tempat tidur adalah masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga eksehatan sehingga belum dapat dikatakan baik.  
Institution Info

Universitas Stikubank