Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Muhammad Jhoni, 0101620018
Subject
Educational Institutions
Datestamp
2024-04-24 04:52:33
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ketidaksesuaian learning outcomes kurikulum KKNI dengan tuntutan dunia kerja. Tujuan Penelitian 1)menganalisis pengaruh manajemen kurikulum KKNI terhadap learning outcomes, 2)menganalisis pengaruh kompetensi dosen terhadap learning outcomes, 3)menganalisis pengaruh manajemen kurikulum KKNI terhadap learning outcomes melalui minat lulusan, 4)menganalisis pengaruh kompetensi dosen terhadap learning outcomes melalui minat lulusan, 5)menganalisis minat lulusan terhadap learning outcomes, 6) menganalisis pengaruh tidak langsung manajemen kurikulum terhadap learning outcomes, 7) menganalisis pengaruh tidak langsung kompetensi dosen terhadap learning outcomes lulusan.
Metode penelitian adalah kuantitatif. Populasi sebanyak 250 orang dan Sampel 210 responden menggunakan teknik Slovin Formula. Variabel penelitian terdiri dari manajemen kurikulum (dimensi Perencanaan, Implementasi, dan Evaluasi), kompetensi dosen (Dimensi Profesional, Pedagoggy, Sosial dan Kepribadian), minat lulusan, dan learning outcomes. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 80 item pernytaan pendapat dari para lulusan dan dianalisis menggunakan Smart PLS 3.0.
Hasil penelitian menunjukkan: terdapat pengaruh yang signifikan antara manajemen kurikulum dengan ketercapaian learning outcomes dengan nilai t statistik (2,638) lebih besar dari nilai t tabel (1,96) pada tingkat signifikansi 5%, terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi dosen dengan ketercapaian learning outcomes dengan nilai t statistik (1,925) lebih besar dari nilai t tabel (1,96) pada tingkat signifikansi 5%, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara manajemen kurikulum dengan ketercapaian learning outcomes melalui minat lulusan dengan t statistik (1,013) lebih kecil dari nilai t tabel (1,96) pada tingkat signifikansi 5%, terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi dosen dengan ketercapaian learning outcomes melalui minat lulusan dengan nilai t statistik (2,155) lebih besar dari nilai t tabel (1,96) pada tingkat signifikansi 5%, terdapat pengaruh yang signifikan antara minat lulusan dengan ketercapaian learning outcomes dengan nilai t statistik (2,048) lebih besar dari nilai t tabel (1,96) pada tingkat signifikansi 5%.
Simpulannya semakin baik mananjemen kurikulum, semakin baik pula ketercapaian learning outcomes, semakin baik kompetensi dosen maka semakin baik pula ketercapaian learning outcomes, semakin baik mananjemen kurikulum maka semakin baik pula ketercapaian learning outcomes secara langsung, namun semakin baik manajemen kurikulum, tidak semakin baik minat lulusan dalam memilih prodi pendidikan fisika UIN Raden Fatah Palembang, semakin baik kompetensi dosen secara langsung dan tidak langsung, semakin baik pula ketercapaian learning outcomes lulusan, semakin baik minat lulusan dalam memilih prodi pendidikan fisika UIN Raden Fatah Palembang maka semakin baik pula ketercapaian learning outcomes. Hasil Penelitian ini menyarankan agar melakukan wawancara PMB berdasarkan minat mahasiswa, pembuatan pedoman terkait manajemen kurikulum dan kompetensi dosen untuk Program Studi Pendidikan Fisika di UIN Raden Fatah Palembang, serta melibatkan pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa dan alumni, dalam proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum untuk memastikan kepentingan mereka tercermin dalam peningkatan proses pendidikan.