Institusion
Universitas Islam Bandung
Author
Nurkamilah, Lia
Subject
Cooperative Learning ,Cooperative Learning Tipe Stad ,Pesantren Daar El-Qolam,
Datestamp
2015-06-16 08:18:04
Abstract :
Mata pelajaran fiqih merupakan salah satu mata pelajaran di pondok pesantren
yang mengedepankan upaya pembentukan karakter peserta didik, hal ini sejalan dengan
tujuan pendidikan nasional dan pendidikan agama yaitu membentuk manusia Indonesia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan
mampu menjaga kedamaian dan kerukunan inter dan antar umat beragama.
Model pembelajaran fiqih yang selama ini dilaksanakan di pondok pesantren
dilaksanakan dengan model pembelajaran khas pondok pesantren diantaranya seperti
wetonan, sorogan, talaran, at-tahawuriyyah dll, dengan menggunakan kitab klasik
sebagai rujukan selama ini berlangsung dengan cukup baik dan dianggap tepat dengan
sistem pendidikan di pondok pesantren.
Di pondok pesantren Daar el-Qolam, pembelajaran dengan model
“tradisional†tersebut telah mengalami beberapa perubahan, sebagian kecil tenaga
pengajar telah melakukan terobosan baru berupa penggunaan model pembelajaran
kooperatif dalam pengajaran fiqih, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan
suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, interaktif serta mencapai tujuan yang
diharapkan yaitu perbaikan pada hasil belajar akademik, terjadi penerimaan terhadap
perbedaan individu, dan pengembangan keterampilan sosial seperti interaksi antar
siswa, mengemukakan pendapat dan lain sebagainya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan penerapan dan efektifitas
model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran fiqih pada siswa kelas
V (setingkat XI SMA) di pondok pesantren Daar El-Qolam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga macam instrumen yaitu angket,
wawancara dan observasi. Sedangkan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah
santriwan/wati pondok pesantren Daar el-Qolam sebanyak 39 orang santri dan seorang
guru mata pelajaran fiqih.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran
kooperatif tipe STAD ini dinilai cukup mampu meningkatkan kemampuan siswa ke
arah tujuan yang diharapkan yaitu perbaikan hasil belajar akademik, penerimaan
keberagaman dan pengembangan keterampilan sosial, hal tersebut dilihat dari
peningkatan skor kemampuan individu dan kelompok, partisipasi, kreativitas, keaktifan
dan hasil belajar yang cukup baik. Disamping itu, siswa memperoleh kesempatan untuk
mempraktekkan kemampuan berbahasa arab dalam diskusi, sehingga menjadi lebih
responsif dan mampu menguraikan pendapat terhadap berbagai permasalahan yang
diberikan.