Abstract :
Karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan literasi politik
antara masyarakat di Desa Ciheras Kabupaten Tasikmalaya, dengan Kelurahan
Sukaasih Kota Tasikmalaya, khususnya pada masyarakat yang telah memiliki hak
pilih dalam Pemilu tahun 2019. Literasi politik dalam karya tulis ini dibagi kedalam
tiga indikator (1) Pengetahuan politik, yang berkaitan dengan makna politik,
pemilihan umum, serta hubungan antara Pemilu dan pembangunan daerah, (2)
Partisipasi politik, yang berkaitan dengan keterlibatan masyarakat di suatu
kelembagaan organisasi masyarakat, serta keterlibatan dalam penyelenggaraan
Pemilu di daerahnya, (3) Minat politik, yang berkaitan dengan minat politik
masyarakat terhadap dunia politik praktis, dan ketertarikan mereka sebagai peserta
atau kontestan Pemilu. Karya tulis ini menetapkan informan dengan beberapa
kriteria sesuai dengan fokus penelitian. Data yang digunakan merupakan data
primer dan data sekunder, yang didapatkan melalui wawancara dan studi
dokumentasi. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan perbandingan. Metode analisis data menggunakan metode interaktif
Miles dan Huberman. Uji keabsahan data dilakukan menggunakan uji kredibilitas
atau validitas internal dan uji dependabilitas. Uji kredibilitas dilakukan dengan
triangulasi sumber, sedangkan uji dependabilitas dilakukan dengan menggunakan
proses audit pada proses penelitian.
Hasil penelitian ini menjelaskan perbandingan literasi politik yang ada di
Desa Ciheras dengan Kelurahan Sukaasih. Pendidikan formal yang ada di kedua
wilayah ini mempengaruhi literasi politik masyarakat. Pendidikan formal yang
lebih baik di Kelurahan Sukaasih berdampak pada literasi politik masyarakat yang
baik, dibandingkan pendidikan formal di Desa Ciheras yang kurang pun berdampak
pada literasi masyarakatnya yang kurang baik. Dalam hal pengetahuan politik baik
di Desa Ciheras maupun Kelurahan Sukaasih masih memiliki stigma negatif. Selain
itu, mereka pun sama-sama memiliki tingkat partisipasi masyarakat yang baik pada
saat Pemilu 2019. Namun, di beberapa aspek seperti keaktifan masyarakat dalam
keanggotaan Ormas dan Parpol, partisipasi masyarakat dalam penyampaian
aspirasi, serta minat masyarakat untuk mencalonkan diri atau meningkatkan peran
mereka dalam Ormas atau Parpol, pada wilayah kota atau di Kelurahan Sukaasih
lebih baik dibandingkan dengan wilayah perdesaan atau di Desa Ciheras.
kata kunci: literasi politik, masyarakat desa, masyarakat kota, hak pilih