Abstract :
MUSTAPA ZAHRI RITONGA, 2018: Pengaruh Pemberian Ampas Sagu
Fermentasi Terhadap Performans dan Income Over Feed Cost (IOFC) Domba
Lokal. Dibimbing oleh HASNUDI dan ISKANDAR SEMBIRING.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas
sagu fermentasi dalam ransum terhadap performans (pertambahan bobot badan,
konsumsi pakan, konversi pakan) dan income over feed cost (IOFC) domba lokal.
Penelitian ini dilaksanakan di peternakan rakyat Desa Karang Rejo Kecamatan
Stabat Kabupaten Langkat. Penelitian ini dimulai dari bulan Maret sampai dengan
Juni 2017. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL),
dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 1 ekor domba lokal
dengan rataan bobot awal 11,05±0,56 kg. Perlakuan terdiri dari P1 (50% ampas
sagu tanpa fermentasi + hijauan), P2 (60% ampas sagu tanpa fermentasi +
hijauan), P3 (50% ampas sagu fermentasi + hijauan), dan P4 (60% ampas sagu
fermentasi + hijauan). Peubah yang diamati adalah performans (pertambahan
bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan) dan income over feed cost (IOFC).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ampas sagu fermentasi
memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan bobot badan
harian. Dengan rataan P1 =33,05 g, P2=39,95 g, P3=46,57 g, P4=54,38 g
Terhadap konsumsi perlakuan ampas sagu fermentasi memberikan pengaruh
sangat nyata (P<0,01). Dengan rataan P1 =486,38 g, P2=548,68 g, P3=604,69 g,
P4=671,11 g. Terhadap konversi pakan perlakuan amaps sagu fermentasi
memberikan pengaruh nyata (P<0,05). Dengan rataan P1 = 1,06, P2=1,98,
P3=1,84, P4=1,70. IOFC domba lokal tertinggi yaitu Rp. 121.568 pada perlakuan
P4 dan IOFC terendah pada perlakuan P1 sebesar Rp.73.315. Kesimpulan
penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ampas sagu fermentasi dapat
meningkatkan pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, dan menurunkan nilai
pada konversi pakan domba lokal.