Abstract :
Hipertensi merupakan tekanan darah persisten dengan tekanan darah
sistoliknya di atas 140 mmHg dan diastoliknya di atas 90 mmHg. Penderita
hipertensi di dunia saat ini mencapai 26,4%. Hipertensi merupakan merakan
penyakit tekanan darah tinggi atau sering disebut dengan silent killer. Hipertensi
dapat dikontrol dengan terapi nonfarmakologi latihan hatha yoga.
Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis pengaruh penerapan hatha yoga
terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Tumbak
Bayuh Mengwi Badung. Populasi pada penelitian ini berjumlah 50 responden.
Teknik sampling purposive sampling. Pendekatan yang digunakan one group pre
test-post test. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dengan pertemuan 2 kali dalam
1 minggu. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 34 responden. Alat
ukur yang digunakan adalah Sphynomanometer aneroid dan stetoskop. Analisis data
menggunakan uji non parametric Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum diberikan
intervensi systole 150 mmHg dan siatole 87 mmHg dan rata-rata setelah diberikan
intervensi systole 145 mmHg dan diastole 82 mmHg. Hasil uji Wilcoxon Signed
Rank Test diperoleh nilai p=0,000 (<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hatha yoga
bermanfaat dalam mengurangi tekanan darah pada lansia. Jadi dapat disimpulkan
bahwa adanya pengaruh hatha yoga terhadap penurunan tekanan darah pada lansia
di Desa Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung. Hatha yoga disarankan sebagai
alternative tindakan untuk mengurangi tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.