DETAIL DOCUMENT
Analisis Indikasi Inefisiensi Yang Mempengaruhi Tingginya Net Interest Margin Bank Umum Konvensional Di Indonesia
Total View This Week0
Institusion
STIE Indonesia Banking School
Author
Firhan, Firhan
Subject
HF5601 Accounting 
Datestamp
2024-07-16 03:50:22 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Net Interest Margin(NIM) yang tinggi di Indonesia dipengaruhi oleh indikator-indikator inefisiensi, yaitu biaya operasional bank yang tidak efisien, risiko kredit yang besar, dan fee based incomeyang rendah. Berdasarkan hasil penelitian-penelitian terdahulu, NIM yang tinggi adalah indikasi inefisiensi perbankan yang mengakibatkan terhambatnya proses intermediasi keuangan. Hal ini bertentangan dengan teori intermediasi perbankan yang menyatakan bahwa bank memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara melalui aktivitas perhimpunan dan penyaluran dana. Variabel independen penelitian ini adalah indikator-indikator inefisiensi yang diduga mempengaruhi NIM sebagai variabel dependen, sedangkan tingkat penyaluran kredit yang diukur dengan rasio LDR digunakan sebagai variabel kontrol karena tidak terkait dengan indikator inefisiensi yang diduga mempengaruhi NIM yang tinggi. Sampel penelitian berjumlah 15 bank umum konvensional di Indonesia dengan jangka waktu penelitian 5 tahun (2011Q1-2015Q4). Dengan menggunakan model regresi Fixed Effectsebagai dasar pengujian statistik (Uji parsial), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya risiko kredit sebagai indikator inefisiensi yang mempengaruhi tingginya NIM. Sehingga NIM yang tinggi juga dipengaruhi oleh operasional perbankan yang efisien dan pemberian kredit yang agresif, sedangkan fee based incometidak ditemukan pengaruhnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hanya risiko kredit yang mengakibatkan inefisiensi kinerja perbankan di Indonesia. Kata Kunci : Net Interest Margin, Efisiensi Intermediasi Perbankan, Risiko Kredit, Fee Based Income, Tingkat Penyaluran Kredit, Pertumbuhan Ekonomi 
Institution Info

STIE Indonesia Banking School