DETAIL DOCUMENT
SURANINGRAT, GENDHING KETHUK 4 ARANG MINGGAH 8 LARAS PELOG PATHET BARANG : KAJIAN TAFSIR GARAP GENDER
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Amirulloh, Muhammad Alif Nur
Subject
Karawitan 
Datestamp
2024-12-11 07:21:39 
Abstract :
Skripsi karya seni yang berjudul Suraningrat, Gêndhing kêthuk 4 Arang Minggah 8 Laras Pélog Pathêt Barang : Kajian Tafsir Garap Gêndèr ini menjelaskan tentang kajian gendèran Gêndhing Suraningrat. Suraningrat merupakan repertoar gending Surakarta yang belum pernah terdokumentasikan serta perlu direvitalisasi. Penyajian gending ini dilakukan dengan garap mandhêg, garap ciblon irama wilêd, dan rangkêp. Penelitian ini berpijak pada penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan triangulasi yaitu studi pustaka, observasi, dan wawancara. Landasan konseptual yang digunakan mengacu pada teori garap, konsep pathet, céngkok mati, dan mungguh. Analisis yang dilakukan mendapat hasil bahwa inggah gêndhing dapat disajikan menggunakan irama wilêd dan rangkêp dengan analisis inggah setara versi Rondhon (sak Rondhon). Terdapat céngkok mati ya bapak yang digarap rangkêp. Penerapan wilêdan céngkok gendèr bagian mérong menggunakan teknik kêmbang tiba dan inggah menggunakan teknik ukêl pancaran. Analisis pathêt gêndhing Suraningrat menggunakan biang pathêt laras sléndro. Penulis mengungkap fakta bahwa di dalam gending pathêt pélog barang tidak semata-mata hanya menggunakan céngkok bercorak pathêt manyura saja. Terdapat indikasi pathêt lain yaitu nêm dan sanga tapi kedua pathêt tersebut tidak mempunyai kesempatan untuk berkembang sehingga pathêt manyura lebih mendominasi. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta