Abstract :
Pembangkit tenaga listrik biasanya terletak jauh dari beban, sehingga membutuhkan saluran transmisi dan distribusi tenaga listrik dengan jarak yang cukup jauh untuk mensuplai beban. Hal ini akan menimbulkan penurunan tegangan
dan meningkatkan rugi daya pada saluran. DG merupakan pembangkit listrik yang langsung terhubung dengan beban yang terkoneksi dengan sistem distribusi. Fungsi
utama dari DG ialah mengurangi rugi daya dan memperbaiki profil tegangan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memperbaiki dan menaikkan profil tegangan
dan mengurangi rugi daya pada sistem distribusi penyulang H8 area Samarinda. Metode yang digunakan ialah Voltage Stability Index (VSI). Metode ini menjadi
acuan penempatan DG. Hasil analisis perhitungan index VSI, akan diurutkan dari yang paling rendah. Index yang paling rendah menunjukkan tegangan bus kurang baik. Penempatan DG berdasarkan index bus terendah dipilih menjadi lokasi yang
cocok untuk di tempatkan DG. Kapasitas DG yang sesuai dengan kebutuhan akan memberikan manfaat dari DG yang mampu menaikkan tegangan sekaligus mengurangi rugi daya. Perbandingan penempatan antara 1 DG dengan 2 DG pada penyulang H8, menunjukkan hasil penempatan 1 DG pada bus 216 dengan injeksi DG 35% dari total beban pada sistem lebih cocok untuk memperbaiki dan menaikkan profil tegangan sekaligus menurunkan rugi daya. Rugi ? rugi sebelum
penempatan DG adalah 0,18291 pu pada saat penempatan 1 DG dengan injeksi 35%turun menjadi 0,08213 pu. Terjadi penurunan rugi-rugi sebesar 46%.