Abstract :
ABSTRAK
Perkembangan anak terdiri atas motorik kasar, motorik halus, sosialisasi, kognitif
dan bahasa. Berbagai masalah perkembangan anak seperti keterlambatan motorik,
8
bahasa dan perilaku sosial berdampak pada kemandirian anak usia pra sekolah
dapat dilihat dari pembiasaan dan kemampuan anak dalam kemampuan fisik,
percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, pandai bergaul, mau berbagi dan
mengendalikan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
tingkat perkembangan anak dan pelaksanaan kemandirian anak usia pra sekolah.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan
cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling.
Sampel penelitian sebanyak 23 responden dengan tempat penelitian di TK Taman
Indria Taman Sidoarjo. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner
perkembangan anak dengan KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) dan
kuesioner kemandirian anak dengan VSMS (Vinelans Social Maturity Scale).
Analisa data dengan menggunakan uji Spearman Rho.
Hasil penelitian menunjukkan perkembangan anak pada usia pra sekolah sebagian
besar perkembangan anak yang sesuai dan kemandirian anak usia pra sekolah
Sebagian besar kemandirian yang mandiri. Hasil uji Spearman Rho diperoleh nilai
p value = 0,07 (p < 0,05) dan nilai r = 0,459 yang berarti memiliki hubungan
cukup terkait perkembangan anak dan pelaksanaan kemandirian anak usia pra
sekolah.
Perkembangan anak sangat menentukan atau mempengaruhi bagaimana
pelaksanaan kemandirian anak usia pra sekolah. Hal ini berkaitan dengan cara
stimulasi orang tua dan memotivasi anak dengan hal yang positif sehingga anak
menjadi pengaruh terhadap kemandirian anak dalam berproses memenuhi
kebutuhan dasarnya.
Kata kunci : perkembangan anak, kemandirian anak, usia pra sekolah