DETAIL DOCUMENT
Peningkatan Pemahaman Pengembangan Sosial pada Materi Tatakrama Pergaulan Melalui Layanan Orientasi Siswa Kelas XI Farmasi SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep Tahun Pelajaran 2013-2014
Total View This Week0
Institusion
STKIP PGRI Sumenep
Author
Mohammad, Nor.
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2018-05-08 05:07:50 
Abstract :
Abstrak Peningkatan Pemahaman Pengembangan Sosial pada Materi Tatakrama Pergaulan Melalui Layanan Orientasi Siswa Kelas XI Farmasi SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep Tahun Pelajaran 2013-2014: Mohammad Nor. Kata kunci: layanan orientasi, tata krama, pergaulan, pemahaman pengembangan sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa siswa masih terlihat kurang bisa bergaul dan setia terhadap temannya sendiri, itu terjadi di SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep. Siswa sulit memahami pentingnya sikap sosial terhadap temannya seutuhnya, yang terjadi justru tidak ada keharmonisan dan kondusifitas dalam kelas. Akibatnya, siswa dinilai kurang memiliki keakraban dalam bersahabat . Maka penelitian ini bertujuan untuk, 1) menggambarkan sikap sosial siswa, 2) menguraikan pelaksanaan layanan orientasi dalam mengatasi lemahanya sikap sosial siswa, 3) menjelaskan hasil dari layanan orientasi terhadap sikap sosial siswa. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan subjek penelian siswa kelas XI Farmasi SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, menggunakan instrument berupa RPBK, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas peneliti dan angket respon siswa terhadap penerapan teknik layanan orientasi. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) melalui siklus tindakan bimbingan konseling dapat ditemukan langkah-langkah efektif penerapan layanan orientasi terhadap pengembangan sosial siswa. (2) Melalui siklus tindakan bimbingan konseling penerapan layanan orientasi terbukti dapat meningkatkan sikap sosial siswa. Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian ini, direkomendasikan: (1) Tujuan pokok layanan orientasi materi tata krama pergaulan dapat digunakan untuk memberikan pemahaman dan pengembangan sikap sosial siswa. Oleh sebab itu guru BK sebagai penyelenggara layanan bimbingan konseling harus mengutamakan proses yang mendukung terciptanya suasana komunikatif, interaktif dan kerja kelompok dalam pelaksanaannya itu. (2) Guru BK/calon guru BK masih perlu terus menerus untuk membuktikan penerapan layanan orientasi materi tata krama pergaulan jikalau ada siswa yang kurang bersikap sosial. 
Institution Info

STKIP PGRI Sumenep