DETAIL DOCUMENT
MAKNA PERAYAAN NATAL MENURUT LUKAS 2 : 6 – 20 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI JEMAAT HKBP RESORT NAGASARIBU HUMBANG HASUNDUTAN DI SUMATERA UTARA
Total View This Week0
Institusion
STT Ebenhaezer Tanjung Enim
Author
Situmorang, Jelita Apyani
Subject
BT Doctrinal Theology 
Datestamp
2021-09-14 05:23:16 
Abstract :
Situmorang, Jelita Apyani, NIM: 16.1398. Makna Perayaan Natal Menurut Lukas 2 : 6-20 dan Implementasinya Bagi Jemaat HKBP Resort Nagasaribu Humbang Hasundutan di Sumatera Utara Skripsi: Sekolah Tinggi Theologia Ebenhaezer. Pembimbing I: Drs. Rustam Siagian, M.Th. Pembimbing II, Ricky Handoko Sitindaon, M.Th. Kata kunci: Natal, Lukas 2 : 6-20, Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Nagasaribu. Makna Perayaan Natal sesungguhnya adalah memahami arti dari perayaan kelahiran Yesus, yakni memberi pemahaman kesederhaan dan kerendahan hati Yesus datang ke dunia, memberi pemahaman bahwa kelahiran Yesus merupakan kesukaan besar bagi seluruh bangsa, dan memberi pemahaman perayaan Natal suatu bentuk semangat dan ketundukan kepada Allah. Dalam penelitian ini, penulis mengadakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif bibliologis. Penulis menggunakan pendekatan tersebut karena itulah yang sesuai dengan permasalahan yang akan penulis teliti. Dari hasil penelitian, penulis menemukan ada Jemaat HKBP Resort Nagasaribu yang kurang memahami kederhanaan Yesus datang ke dunia, tidak mengalami kesukaan dalam perayaan Natal, dan kurang bersemangat dalam merayakan Natal. Penulis menggunakan metode deskriptif-bibliologis dengan maksud memberikan solusi atau jalan keluar dari masalah-masalah yang dilapangan. Tentu solusi atau jalan keluar yang penulis berikan adalah yang Alkitabiah. Dari teks Lukas 2 : 6 ? 20 dapat diketahui bahwa makna perayaan Natal, sebuah kesederhaan dan kerendahan hati Yesus datang ke dunia, suatu berita kesukaan besar bagi seluruh bangsa, terlebih menjadi sukacita yang mampu mengubah hidup. Dengan mamahami makna perayaan Natal yang demikian, jemaat memiliki kerendahan hati satu dengan lain setiap merayakan Natal, mampu menyampaikan kesukaan itu bagi sekitar, mampu menjadikan sukacita Natal sebuah momentum untuk mengubah hidup. Kemudian diakhir dari karya ilmiah ini, penulis menyimpulkan dan juga memberikan saran-saran yang tentunya membangun, baik kepada hamba Tuhan, gereja dan juga jemaat HKBP Resort Nagasaribu. 

Institution Info

STT Ebenhaezer Tanjung Enim