DETAIL DOCUMENT
, Pentingnya Konseling Terhadap Remaja Kristen yang Kurang Percaya Diri Dalam Melayani Tuhan Saat Ibadah di GMI Baithani Plaju Palembang Sumatera Selatan
Total View This Week0
Institusion
STT Ebenhaezer Tanjung Enim
Author
Sabet, Nova
Subject
 
Datestamp
2021-04-15 04:14:50 
Abstract :
Nova Sabet, NIM: 14.1323, Pentingnya Konseling Terhadap Remaja Kristen yang Kurang Percaya Diri Dalam Melayani Tuhan Saat Ibadah di GMI Baithani Plaju Palembang Sumatera Selatan. Skripsi: Sekolah Tinggi Theologia Ebenhaezer. Pembimbing I: Kristina Herawati, M. A., M Th., Pembimbing II Yenny Anita Pattinama, M. Th., Kata kunci: Konseling, Remaja Kristen, GMI Baithani Plaju Dalam Keluaran 4:10-12 telah menjelaskan kepada kita bahwa Allah sendiri yang telah menyatakan pekerjaan melalui Musa, menjadikan alat untuk melakukan pekerjaan-Nya yang mulia. Dimana Musa memiliki begitu banyak kekurangan tidak pandai bicara, sebab berat mulut dan berat lidah artinya Allah tidak melihat dari bentuk kesempurnaan fisik atau dari segi kematangan usia untuk melayani, tetapi Allah memberikan kesempatan kepada semua orang untuk melakukan pekerjaan, Allah sendiri yang menuntun, menyertai dan memberikan kuasa agar mampu untuk melakukan pekerjaa-Nya. Tetapi kenyataanya masih ada yang mengalami kurang percaya diri dalam melayani Tuhan secara khusus remaja Kristen. Tentu hal demikian tidak sesuai dengan apa yang telah dikerjakan oleh Allah terlebih dahulu. Inilah yang membuat remaja Kristen kurang percaya diri dalam melayani Tuhan karena tidak mengerti Firman Tuhan akibatnya mengalami kesulitan besar dan tekanan spiritual dan mental. Jelas sekali bahwa remaja Kristen yang kurang percaya diri dalam melayani Tuhan membutuhkan pertolongan agar mereka bisa keluar dari tekanan yang sedang mereka alami, hamba Tuhan dan juga gereja harus melakukan pelayanan pastoral konseling terhadap remaja Kristen yang kurang percaya diri melayani Tuhan saat ibadah dalam gereja agar mereka bangkit dan memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan. Untuk menyelesaikan permasalahan di atas penulis menggunakan metode penelitian deskriptif Theologis pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian deskriptif Theologis adalah metode yang digunakan untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian dan bertujuan untuk mengadakan akumulasi data dasar belaka, dan mejawab persoalan hidup dalam Alkitab, kerja penelitian, bukan saja memberikan gambaran terhadap fenomena-fenomena yang terjadi dilapangan. Penulis menggunakan metode tersebut karena metode itulah yang sesuai dengan permasalahan yang akan penulis teliti. Dengan melakukan pelayanan pastoral konseling terhadap remaja Kristen yang kurang percaya diri dalam melayani Tuhan saat ibadah dalam gereja di GMI Baithani Palembang Sumatera Selatan, supaya mereka bebas dari tekanan dan percaya diri melayani Tuhan saat ibadah dalam gereja. 

Institution Info

STT Ebenhaezer Tanjung Enim