DETAIL DOCUMENT
Tata kelola destinasi wisata Bukit Mantan Indah (BMI park) Kecamatan Parittiga dalam perspektif good tourism governance
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Selli Agustina, (NIM. 5022011007)
Subject
JA Political science (General) 
Datestamp
2024-09-04 02:20:57 
Abstract :
Pengelolaan sektor pariwisata berdasarkan konsep Good Tourism Governance. Pengelolaan sektor pariwisata berdasarkan konsep Good Tourism Governance yang mengedepankan keterlibatan 3 aktor yaitu pemerintah, masyarakat dan swasta. Ketiganya memiliki peran yang strategis dalam pengelolaan destinasi wisata, sehingga sinergitas hubungan ketiganya menjadi faktor yang menentukan keberhasilan pengelolaan destinasi wisata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Good Tourism Governance dari Sunaryo (2013) dengan prinsip partisipasi aktif yang bersinergi, kolaborasi stakeholders, dan kepariwisataan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun data primer yang di dapat melalui wawancara dengan informan sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui bahan pustaka yang dapat mendukung informasi primer. Informan dalam penelitian ini adalah bidang pengembangan destinasi pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Pemerintah Desa Air Gantang, pengelola Wisata Bukit Mantan Indah (BMI Park), dan masyarakat sekitar wisata Bukit Mantan Indah (BMI Park). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata berkelanjutan yang ada di wisata Bukit Mantan Indah (BMI Park) sudah terealisasikan akan tetapi masih ada kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan wisata. Pengembangan dalam wisata Bukit Mantan Indah (BMI Park) dilakukan pada tahun 2015 dan resmi dibuka untuk kalangan umum pada 17 Agustus 2020. Pengembangan yang dilakukan yaitu reklamasi lahan yang dimulai dari penutupan lubang aktivitas pertambangan timah dengan mengelola lumpur menjadi pasir agar dapat menutupi lubang aktivitas pertambangan timah. Selain itu, lahan yang sudah di reklamasi dibuat menjadi wisata buatan seperti kolam berenang, kolam ikan dan lainnya. Tantangan dalam pengembangan wisata Bukit Mantan Indah (BMI park) yaitu kurangnya bantuan anggaran dan infrastruktur yang belum optimal. Wisata Bukit Mantan Indah (BMI Park) mengalami kekurangan pasokan listrik dalam mengoptimalkan penginapan sehingga menjadi tantangan dan hambatan dalam pengelolaan penginapan di wisata Bukit Mantan Indah (BMI Park). 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung