DETAIL DOCUMENT
KAJIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIUM KEKUATAN TANAH LATERIT DENGAN KAPUR DAN SEMEN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
Haris Tribowo (STUDENT ID : P2302216009)
Prof. Dr. Muhammad Wihardi Tjaronge, ST., M.Eng. (LECTURER ID : 0029056807)
Dr. Tri Harianto , ST., MT. (LECTURER ID : 0009037201)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2020-12-10 14:38:02 
Abstract :
Kondisi infrastruktur jalan darat yang tidak memadai menjadikan jalur udara sebagai andalan untuk pengangkutan orang dan barang, termasuk berbagai kebutuhan pokok di Papua. Dalam pandangan ekonomi, hal tersebut menyebabkan mahalnya biaya distribusi, yang berarti secara otomatis juga menaikkan harga berbagai barang kebutuhan pokok tersebut, terutama di daerah pedalaman Papua. Upaya untuk menurunkan biaya distribusi dari suatu Kabupaten ke Kabupaten lain di wilayah Papua terus dilakukan pemerintah Indonesia melalui pembanguan infrastruktur jalan raya Trans-Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tegangan dan regangan pada uji kuat tekan bebas tanah laterit yang mengandung kapur padam (Ca(OH)2) dan menganalisis hubungan tegangan dan regangan pada uji kuat tekan bebas tanah laterit yang mengandung kapur padam (Ca(OH)2) dan semen Portland komposit (PCC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan tegangan dan regangan tanah laterit dengan kapur (Ca(OH)2) sebanyak 5%, 10%, 15%, 20% dan 30% dengan nilai kuat tekan maksimum masing-masing senilai 0,62 MPa, 0,83 MPa, 0,94 MPa, 0,82 MPa dan 0,71 MPa. Berdasarkan nilai kuat tekan maksimum ini terlihat bahwa nilai kuat tekan maksimum semakin meningkat seiring dengan penambahan kadar kapur hingga mencapai suatu nilai optimum dan menurun ketika melewati nilai optimum dari penambahan kadar kapur. Hubungan kadar kapur dengan nilai kuat tekan dalam bentuk ? berdasarkan variasi kadar semen yang digunakan yaitu 3 hingga 10%. Terlihat nilai kuat tekan semakin meningkat seiring dengan penambahan kadar kapur padam (Ca(OH)2) dan menurun ketika melewati kadar kapur yang optimum. Nilai kuat tekan semakin meningkat seiring dengan penambahan kadar semen 3% hingga 10%. Jadi, kapur dan semen dapat digunakan sebagai bahan stabilisasi. Metode yang dilakukan adalah metode 2 tahap. Kata kunci : Tanah laterit, Kapur, Semen, Kuat tekan 
Institution Info

Universitas Hasanuddin