DETAIL DOCUMENT
STUDI PERBANDINGAN LEBAH DAN PRODUK MADU MELIPONIKULTUR DI DESA PINCARA DAN DI DESA MAPPEDECENG KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
Wiwi Octaviani (STUDENT ID : M012181003)
Dr. Ir. Andi Sadapotto, MP. (LECTURER ID : 0015097003)
Dr. Ir. Sitti Nuraeni, MP. (LECTURER ID : 0010046805)
Subject
SD Forestry 
Datestamp
2021-05-27 01:19:13 
Abstract :
Budidaya lebah tanpa sengat (Meliponikultur) di Desa Pincara dan di Desa Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara berkembang pesat, dimana kedua daerah tersebut merupakan pusat budidaya di Kabupaten Luwu Utara. Tujuan penelitian ini yaitu Mengidentifikasi sumber pakan polen, mengidentifikasi jenis lebah dan menganalisis kualitas madu lebah tanpa sengat di Desa Pincara dan di Desa Mappedeceng. Metode yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pengamatan polen pada bunga sumber pakan yang ada pada sekitar tempat budidaya lalu melakukan pengamatan polen dibawah mikroskop di Laboratorium Terpadu Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Sampel spesies lebah tanpa sengat diamati menggunakan mikroskop untuk mengetahui morfologi spesies lebah yang ada di Desa Pincara dan di Desa Mappedeceng. Sampel madu dari Desa Pincara dan Desa Mappedeceng diuji kadar air, kadar gula pereduksi, kadar sukrosa, kadar hidroksimetilfurfural (HMF), dan keasaman di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan jenis tumbuhan yang menjadi pakan polen lebah tanpa sengat di Desa Pincara diperoleh sebanyak 9 jenis dan di Desa Mappedeceng diperoleh sebanyak 12 jenis. Persentase polen tertinggi dalam madu yang berasal dari Desa Pincara adalah polen kelapa (46,38%) dan dalam bee bread adalah polen kakao (28,60%). Persentase polen tertinggi dalam madu yang berasal dari Desa Mappedeceng adalah polen air mata pengantin (42,62%) dan dalam bee bread adalah polen kembang sepatu (83,66%). Jenis spesies lebah tanpa sengat yang berasal dari Desa Pincara adalah Wallacetrigona incisa dan spesies yang berasal dari Desa Mappedeceng adalah Tetragonula biroi. Struktur pengeraman bee brood W.incisa berbentuk horizontal comb berwarna coklat sedangkan pada T.biroi berbentuk Spiral comb berwarna kuning. Madu berasal dari Desa Pincara dan Desa Mappedeceng tidak memenuhi SNI adalah gula pereduksi dan sukrosa. Keywords: Meliponikultur, Polen, Wallacetrigona incisa, Tetragonula biroi, Kualitas madu 
Institution Info

Universitas Hasanuddin