DETAIL DOCUMENT
PEMANFAATAN TUMBUHAN DI SEKITAR KAWASAN HUTAN ADAT NENEK LIMO HIANG TINGGI NENEK EMPAT BETUNG KUNING-MUARA AIR DUA, KABUPATEN KERINCI, PROPINSI JAMBI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Alparisi , Silvia
Wiryono, Wiryono
Efratenta , Katherina Depari
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2015-01-22 14:56:48 
Abstract :
Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversity terbesar di dunia. Indonesia memiliki keragaman hayati terbesar kedua setelah Brazil itupun tidak termasuk dengan kekayaan lautnya. Meskipun luasannya hanya 1,3% dari luasan daratan bumi, namun kekayaan alamnya sangat melimpah, baik flora maupun fauna. Sedangkan pertambahan jumlah penduduk telah meningkatkan jumlah kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan. Hal tersebut mengakibatkan eksploitasi terhadap sumber daya alam semakin tinggi serta cenderung mengabaikan aspek-aspek lingkungan hidup dan kelestarian sumber daya hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis hasil hutan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Hiang Tinggi dan Desa Betung Kuning dalam kawasan hutan adat Nenek Limo Hiang Tinggi, Nenek Empat Betung Kuning Muara Air Dua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara cluster sampling dan stratified random sampling atau penentuan sampel secara bertingkat , tidak dilakukan langsung kepada unit sampling yang menjadi unsur populasi tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Hiang Tinggi dan masyarakat Desa Betung Kuning. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat Desa Hiang Tinggi dan Betung Kuning memanfaatkan jenis-jenis tumbuhan yang ada disekitar kawasan hutan adat. Berdasarkan data hasil wawancara dan observasi lapangan yang telah dilakukan tercatat 54 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Berdasarkan jenis tumbuhan yang tercatat semuanya ditemukan di kawasan hutan adat. Luasan Wilayah Huatan Adat 858,3 Ha. Secara umum kondisi dan kemiringan lahan desa pada kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) adalah daerah datar, bergelombang dan berbukit. Pada umumnya tanah di daerah ini dikategorikan subur sampai sedang. Iklim di daerah ini dikategorikan sebagai iklim tropis, dengan curah hujan 139 mm/tahun dan suhu udara 23-32ºC. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat terdiri dari 6 macam yaitu batang, daun, buah, cabang, akar dan getah. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah batang 34 jenis dan daun 19 jenis dari 54 jumlah keseluruhan tumbuhan yang ditemukan di kawasan hutan adat. Hal ini dikarenakan batang banyak digunakan masyarakat sebagai bahan baku pembuatan bangunan rumah penduduk baik berupa tiang maupun reng dan daun banyak bermanfaat sebagai bahan obat-obatan tradisional.  
Institution Info

Universitas Bengkulu