DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BISKUIT BALITA BEBAS GLUTEN DARI TEPUNG KACANG HIJAU, MODIFIED CASSAVA FLOUR DAN FLAXSEED
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Nuraulia, Giyanti Wahyu
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-03-30 07:30:06 
Abstract :
ABSTRAK Giyanti Wahyu Nuraulia. B. 1710113. Karakteristik Kimia dan Organoleptik Biskuit Balita Bebas Gluten dari Tepung Kacang Hijau, Modified Cassava Flour dan Flaxseed. Di bawah Bimbingan Lia Amalia dan Neny Mariyani. Biskuit merupakan salah satu jenis makanan ringan yang digemari oleh hampir semua kelompok masyarakat terlebih anak-anak. Biskuit dikonsumsi sebagai makanan selingan untuk sumber energi. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk biskuit yang bebas gluten dan mengandung omega-3 yang baik untuk balita. Penggunaan tepung kacang hijau dan mocaf untuk menghasilkan biskuit yang bebas gluten tetapi tetap mengandung protein serta flaxseed sebagai sumber omega-3. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 3 taraf perlakuan. Faktornya yaitu perbandingan mocaf dan flaxseed dengan konsentrasi 24%: 1%, 22%: 3%, dan 20%: 5%. Analisis produk meliputi uji organoleptik (mutu sensori dan hedonik) oleh panelis semi terlatih, uji kimia (proksimat, serat kasar, omega-3) serta kandungan energi total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 20% mocaf dan 5% flaxseed merupakan produk terpilih. Produk tersebut memiliki mutu sensori yaitu warna coklat tua, aroma sedikit tercium aroma langu, tekstur yang renyah/empuk, rasa yang manis dan secara keseluruhan ke arah sangat enak. Hasil uji hedonik menghasilkan nilai rata-rata 5 yaitu agak suka pada semua parameter. Kandungan gizi yang dihasilkan (b/b) dalam basis basah adalah kadar air 3,79%, abu 1,71%, protein 7,89%, lemak 24,61%, karbohidrat 62,00%, dengan energi total 501,05 kkal/100g, serat kasar 1,39% serta kandungan omega-3 tertinggi sebesar 818,45 mg/100g. Kata Kunci: biskuit balita bebas gluten, tepung kacang hijau, mocaf, flaxseed, omega-3 
Institution Info

Universitas Djuanda