DETAIL DOCUMENT
Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Hakim dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Sabu (Studi Putusan Nomor 184/Pid. Sus/2018/PN.Kpn
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Kanjuruhan
Author
Namur, Maria Fatima
Subject
345 Hukum pidana 
Datestamp
2023-02-23 06:06:53 
Abstract :
Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Hakim dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Sabu sangatlah perlu dilakukan Karena Negara indonesia merupakan Negara Hukum Yang Dimana segala Perbuatan atau Tingkah laku Kita ada Payung Hukumnya. Bagi pelaku penyalahgunaan narkotika dapat terjerat Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Permasalahan yang diangkat dalam Penelitian ini adalah Bagaimana penerapan hukum pidana terhadap perkara tindak pidana penyalahgunaan Sabu (Putusan Nomor 184/Pid. Sus/2018/PN. Kpn)?; Bagaimana pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap perkara tindak pidana penyalahgunaan Sabu (Putusan Nomor 184/Pid. Sus/2018/PN. Kpn). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara yuridis normatif terhadap asas-asas Hukum yang berlaku. Pengelolahan data dilakukan secara dedukatif menggunakan tiga jenis sumber bahan hukum yaitu bahan primer, bahan sekunder dan bahan tersier. Bahan Primer diperoleh putusan nomor putusan nomor Putusan Nomor 186/Pid. Sus/2018/PN. KUHP, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Bahan Sekunder dapatb dari Buku-buku literatur ilmu hukum, Jurnal ilmu hukum, Karya ilmiah dari kalangan hukum, Pendapat para sarjana hukum, sedangkan Bahan Tersier diperoleh dari Kamus Bahasa Indonesia, Media internet yang relevan dengan penulisan skripsi ini. Penerapan hukum pidana oleh hakim telah dianggap terbukti. menurut peneliti penerapan hukum pidana dalam kasus tersebut sudah sesuai dengan hukum pidana yang berlaku diindonesia. Pertimbangan hakim dalam putusan ini majelis hakim telah keliru tanpa mempertimbangkan pasal 127 ayat (20 dan (3) dengan mmenyambungkan Pasal 54, 55, dan Pasal 103 bahwa majelis hakim memutuskan tindakan lanjut setelah tindak pidana penjara untuk memutus atau memerintahkan terdakwa untuk menjalani pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitas do instituti rehabilitas. 

Institution Info

Universitas PGRI Kanjuruhan