Abstract :
Perizinan berusaha menjadi salah satu bidang pelayanan yang masih perlu lagi
dibenahi terkait dengan tatanan pelaksanaannya. Pembuatan surat izin berusaha
secara manual selama ini memiliki sistem yang berbelit-belit, dengan jangka waktu
yang cukup lama, memakan biaya, serta surat izin ini hanya berlaku selama 5 tahun. Untuk
mengurangi beban kerja dan mempermudah masyarakat dalam mengurus izin maka pada
tahun 2018 Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Timor
Tengah Utara sudah menerapkan pelayanan izin usaha melalui Online Single Submission
(OSS). Pemerintah sudah menjalankan Online Single Submission (OSS) sebagai sistem
yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan berusaha yang menjadi kewenangan
Menteri/Pimpinan Lembaga, Gubernur, atau Bupati/Walikota yang dilakukan secara
elektronik. Melalui reformasi sistem perizinan lewat pelayanan OSS, kita mendorong
standardisasi menjadikan birokrasi perizinan di tingkat pusat dan daerah lebih mudah, lebih
cepat, dan juga lebih terintegrasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah
metode kualitatif dengan teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles Huberman,
2007: 139-140). Penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Online Single
Submission (OSS) diharapkan efektif mengurangi birokrasi dan mempermudah para pelaku
usaha. Kebijakan ini telah dilaksanakan namun masih belum maksimal karena terdapat
banyak kendala dalam proses pelaksanaannya. Padahal kalau diterapkan dengan baik OSS
merupakan salah satu cara mengurus perizinan usaha yang efektif dan efisien.