DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN INFARK MIOKARD AKUT - Studi Case Control di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Waktu 2016-2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Sultan Agung
Author
Amaliyah, Nurul
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2018-10-05 04:06:24 
Abstract :
Infark miokard akut merupakan penyakit paling banyak yang menyebabkan kematian di dunia. Terjadi karena akibat kurangnya perfusi ke miokardium sehingga sel kekurangan oksigen. Infark miokard akut mempunyai faktor resiko antara lain peningkatan kadar kolesterol total dan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol total dan diabetes melitu tipe 2 dengan angka kejadian infark miokard akut periode 2016-2017 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Jenis penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain case control. Jumlah sampel 55 kasus dan 55 kontrol. Kasus adalah pasien infark miokard akut dan kontrol adalah pasien bukan infark miokard akut di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang periode 2016-2017 yang diperoleh dari data rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dilihat dan dicatat kadar kolesterol total dan riwayat DM tipe 2 pada pasien. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan uji chi square. Didapatkan hasil rerata kadar kolesterol total pada infark miokard akut 152,891+34,5 mg/dl. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukan bahwa faktor-faktor yang terbukti terjadinya kejadian IMA adalah pasien dengan kadar kolesterol total >200 mg/dl (p=0,035; OR=0,253; IC=0,077- 0,835) dan DM tipe 2 (p=0,0001; OR=4,449; IC=1,987 ? 10,216). Dari analisis terdapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar kolesterol total dan diabetes mellitus tipe 2 dengan kejadian infark miokard akut. Kata kunci : kadar kolesterol total, diabetes mellitus tipe 2, infark miokard akut 
Institution Info

Universitas Islam Sultan Agung