DETAIL DOCUMENT
Perlindungan Hukum Pasien dalam Praktik Keperawatan Mandiri
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
CHRISTIE, Devy Indah
Subject
L106 Legal aid 
Datestamp
2021-11-17 07:58:15 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi pengaturan dan bentuk perlindungan hukum pasien dalam praktik keperawatan mandiri. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan analitis (Analytical Approach), dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah inventarisasi peraturan perundang-undangan (hukum positif), sinkronisasi hukum, dan penemuan hukum in concreto. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan disajikan dalam bentuk naratif, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai perlindungan hukum pasien dalam praktik keperawatan mandiri telah menunjukkan adanya sinkronisasi, artinya peraturan yang mengatur mengenai perlindungan hukum pasien dalam praktik keperawatan mandiri pada derajat yang lebih rendah didasarkan pada peraturan yang derajatnya lebih tinggi. Bentuk perlindungan hukum pasien dalam praktik keperawatan mandiri meliputi: jaminan pengaturan kerahasiaan kondisi kesehatan pasien; jaminan pengaturan pasien memberikan persetujuan atau penolakan terhadap tindakan yang akan diberikan; jaminan pengaturan pasien mendapatkan pelayanan sesuai kode etik, standar pelayanan keperawatan, standar profesi, standar prosedur operasional, kebutuhan kesehatan pasien,dan ketentuan peraturan perundang-undangan; jaminan pengaturan pasien mendapatkan rujukan kepada perawat lain atau tenaga kesehatan lain yang lebih tepat sesuai lingkup dan tingkat kompetensi; jaminan pengaturan pasien mendapatkan informasi yang lengkap, jujur, benar, jelas, dan mudah dimengerti mengenai tindakan keperawatan; jaminan pengaturan pasien memperoleh pendapat perawat dan/atau tenaga kesehatan lainnya (second opinion); jaminan pengaturan tuntutan ganti rugi atas timbulnya kerugian akibat kesalahan atau kelalaian dalam pelayanan kesehatan yang diterima pasien. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman