DETAIL DOCUMENT
Penghapusan Pendaftaran Merek Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis Dalam Putusan Nomor 61/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
IRSYAAD, Gerry Reybawa
Subject
T252 Trademarks 
Datestamp
2021-06-17 04:38:17 
Abstract :
Penghapusan pendaftaran permohonan merek dapat dilakukan oleh pihak ketiga yang berkepentingan, sehingga pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan upaya penghapusan merek ke Pengadilan Niaga. Dalam Perkara Putusan Nomor 61/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst, bahwa INDUSTRIAS GALFER S.A merupakan Penggugat sebagai pihak ketiga yang menggugat KHO HWUY KIONG (YU HOK) sebagai Tergugat dengan alasan bahwa Merek GALFER milik Penggugat telah digunakan oleh Tergugat. Penelitian dalam skripsi ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan adalah preskriptif analitis, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah normatif kualitatif dengan sumber bahan hukum berupa data sekunder yang dikumpulkan melalui metode studi kepustakaan dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penghapusan merek berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis dalam Putusan Nomor 61/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst, bahwa bahwa majelis hakim menyatakan bahwa penggugat sebagai pihak ketiga yang berkepentingan terkait dengan penghapusan pendaftaran merek. Penggugat tidak dapat membuktikan bahwa merek milik Tergugat yang dimohonkan oleh Penggugat untuk dihapus tersebut telah tidak digunakan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, maka hakim menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya. Kata Kunci : Penghapusan, Pendaftaran Merek 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman