DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK ANDESIT FORMASI HULUSIMPANG DAERAH MULANG MAYA DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PESISIR BARAT, LAMPUNG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Sriwijaya
Author
LARA SAKINATUL HASANAH (STUDENT ID : 03071181520001)
Edy Sutriyono (LECTURER ID : 0026125802)
Subject
QD1-999 Chemistry 
Datestamp
2019-11-29 03:54:59 
Abstract :
Studi mengenai karakteristik andesit Formasi Hulusimpang dilakukan di Daerah Mulang Maya, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Secara tektonik lokasi penelitian merupakan daerah transisi antara forearc basin yaitu Cekungan Bengkulu dan volcanic arc berupa Barisan Orogeny. Wilayah penelitian dengan luasan sekitar 25 km2 terdapat pada Formasi Hulusimpang dan Formasi Simpangaur. Namun, penelitian ini berfokus pada Formasi Hulusimpang yang mengandung batuan beku berupa andesit berumur Oligosen Akhir ? Miosen Awal. Penelitian ini menggunakan metode berupa observasi lapangan dan analisis laboratorium berupa pendekatan petrografi dan geokimia. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis karakteristik batuan berdasarkan megaskopis, petrografi, dan geokimia, serta menginterpretasi hubungan karakteristik dari hasil pengamatan fisik, petrografi, serta geokimia. Karakteristik pada andesit Formasi Hulusimpang memperlihatkan hasil pengamatan secara megaskopis, petrografi, dan geokimia yang tergolong kedalam batuan beku intermediet. Observasi secara fisik menunjukkan batuan yang memiliki warna fresh berupa abu ? abu hingga abu ? abu kehitaman dan terlihat adanya mineral fenokris. Begitu juga dengan hasil petrografi yang menunjukkan adanya mineral fenokris dan massa dasar pada batuan. Selain itu, terlihat adanya tekstur khusus batuan berupa porfiritik, crystal zoning, dan seriate. Sedangkan, hasil geokimia menghasilkan batuan andesite dan basaltic andesite. Berdasarkan hasil pendekatan geokimia ini juga menunjukkan jenis magma yang tergolong calc ? K ? calc alkaline series. Selain itu, hasil unsur ? unsur jejak dari batuan menunjukkan bahwa adanya peningkatan mineral plagioklas. Begitu juga dengan hasil Diagram Harker yang menunjukkan sampel tidak mengalami pengkayaan SiO2 pada unsur Al2O3, Na2O, K2O, MnO, dan CaO yang memiliki arah positif. Sedangkan pada unsur MgO dan FeO memperlihatkan adanya pengkayaan SiO2 yang berarah negatif. Berdasarkan lingkungan tektonik, daerah penelitian berada pada continental dan Spreading Continental Island (SCI). Kata kunci : Formasi Hulusimpang, andesit, petrografi, geokimia, X ? Ray Fluorescence. 
Institution Info

Universitas Sriwijaya