Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Florencia De Wanna, Stefanny
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2023-11-09 02:47:51
Abstract :
Latar Belakang : Tingginya angka kejadian penyakit yang disebabkan vektor nyamuk masih menjadi perhatian dunia. Penggunaan sediaan repellent dan antinyamuk berbahan Diethyltoluamide (DEET) dan Pyrethroid dapat menimbulkan efek karsinogenik, toksik lokal dan sistemik serta residunya sulit terurai, sehingga sediaan repellent dan antinyamuk berbahan alami menjadi alternatif pilihan. Tujuan : Mengkaji profil sediaan krim repellent dan semprot antinyamuk dari
minyak atsiri sereh (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf).
Metode : Penelitian non eksperimental dengan pendekatan kajian jurnal
menggunakan 5 artikel utama terakreditasi, terdiri dari 2 jurnal internasional dan 3
jurnal nasional hasil penelusuran dengan kata kunci ?minyak atsiri?, ?repellent?,
?Cymbopogon citratus? dan ?formulasi?.
Hasil : Minyak atsiri sereh (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) dapat dibuat
sediaan krim repellent dengan basis vanishing cream pada konsentrasi optimum
10% dan 40%, krim basis petroleum jelly : 4% dan 7.6% serta sediaan semprot
antinyamuk : 15%. Aktivitas repellent atau antinyamuk pada masing ? masing
sediaan berbeda karena dipengaruhi faktor, bentuk sediaan, basis pembawa,
konsentrasi minyak sereh dalam sediaan, dosis pemakaian dan metode uji nyamuk yang digunakan. Kandungan sitronellal dan geraniol minyak sereh menyebabkan gangguan sistem saraf, hingga kematian pada nyamuk. Simpulan : Minyak atsiri sereh (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) dapat dibuat
dalam bentuk krim repellent basis vanishing cream, basis petroleum jelly dan sediaan antinyamuk semprot. Perbedaan aktivitas dari tiap sediaan dipengaruhi faktor formulasi dan metode uji terhadap nyamuk. Kata Kunci : minyak sereh, repellent, antinyamuk, krim, semprot