DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN PENGETAHUAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DENGAN MINAT MELAKUKAN PEMERIKSAAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING PADA IBU HAMIL DI DESA LANGENSARI KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Puri, Nedia Utika
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-02-04 04:29:56 
Abstract :
Latang Belakang: Salah satu faktor yang mempengaruhi minat adalah pengetahuan. Semakin baik pengetahuan tentang pemertiksaan VCT makan akan semakin tinggi minat untuk melakukan pemeriksaan VCT pada ibu hamil. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan Voluntary Counselling And Testing dengan minat melakukan pemeriksaan Voluntary Cunselling And Testing pada ibu hamil di Desa Langensari Kabupaten Semarang. Metode: Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dan analisis data menggunakan Chi Square. Hasil: Berdasarkan peneliti yang telah dilakukan terhadap 61 responden didapatkan responden yang memiliki Pengetahuan baik sebanyak 13 orang atau (21,3%), Pengetahun cukup sebanyak 33 orang atau (54,1%), dan pengetahuan kurang sebanyak 15 orang atau (24,6%). Ibu hamil yang memiliki minat negatif melakukan pemeriksaan VCT sebanyak 20 orang (32,8%), dan ibu hamil yang memiliki minat positif melakukan pemeriksaan VCT sebanyak 41 orang ( 67,2%). Simpulan: Ada hubungan antara pengetahun Voluntary Counselling And Testing dengan minat melakukan pemeriksaan Voluntary Counselling And Testing pada ibu hamil di Desa Langensari Kabupaten Semarang. Saran: Ibu hamil diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang HIV/AIDS dan ibu hamil dapat memiliki kesadaran yang lebih tinggi untuk melakukan pemeriksaan VCT. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo