Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
ADI PURGA, IMAM
Purbowati, Purbowati
Mulyasari, Indri
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2020-02-05 08:44:33
Abstract :
Latar Belakang : Stunting atau terhambatnya pertumbuhan tubuh merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi yang ditandai tinggi badan menurut usia (TB/U) dibawah standar deviasi (< -2 SD). Balita usia 24-59 bulan termasuk dalam golongan masyarakat kelompok rentan gizi (kelompok masyarakat yang paling mudah menderita kelainan gizi), Stunting dipengaruhi oleh beberapa factor diantaranya Asupan Protein dan penyakit Infeksi, seperti ISPA.
Tujuan : mengetahui Hubungan Antara Asupan Protein dan Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang.
Metode : Desain pada penelitian ini adalah deskripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Langensari kecamatan ungaran barat kabupaten semarang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik Proportional Random Sampling dengan total sampel 89. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi Kendal ? tau Untuk mengetahui terdapat hubungan atau tidak dapat dilihat dari nilai signifikan (p). jika nilai p < ? (? = 0,05)
Hasil : penelitian menunjukan bahwa kejadian stunting pada balita yaitu sejumlah 45 balita (51,7%) dan balita yang tidak stunting yaitu sejumlah 42 balita (48,3%).
Kesimpulan : Ada hubungan antara asupan protein dengan kejadian stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang
Kata Kunci : stunting, ISPA, asupan Protein, Balita usia 24-59 bulan.